Friday, November 16, 2012

Simbol Internet dan DNS


1.    Mengapa awan digunakan sebagai simbol internet?
Karena di awan terdapat berbagai macam hal yang tidak kita ketahui dan kita ketahui. Selain itu awan juga bias menjadi kawan dan lawan manusia. Ketika menjadi kawan, awan sangatlah berguna dalam kehidupan manusia seperti halnya internet. Namun ketika menjadi lawan, awan sangat menyusahkan manusia, dan internetpun juga demikian. Di internet kita bias mengetahui banyak informasi, namun kita juga bias celaka ketika menggunakan internet. Karena banyak kejahatan yang terjadi di internet. Selain itu, kita tak pernah tau seberapa besar awan-awan didunia ini dan apa pula yang mereka bawa, seperti halnya ketika kita membicarakan internet. Apa saja yang ada di dalam internet kita tidak tahu secara pasti batasannya.


2.    Bagaimana komputer bisa mengakses alamat yang kita ketikkan di address bar (misalnya kita mengetikkan www.google.com, maka akan muncul server google)?
Pada saat kita mengetikkan www.google.com pada komputer kita, maka komputer akan mengakses server google, sebenarnya kita telah menggunakan DNS. Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
·       Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
·       Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
·       Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya. Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.
·       Resolvers mengirimkan queries ke name server
·       Name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya, jika ditemukan akan diberitahukan ke resolvers jika tidak akan mengirimkan failure message
·       Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP address yang diberikan name server.
DNS menggunakan relasi client – server untuk resolusi nama. Pada saat client mencari satu host, maka ia akan mengirimkan query ke server DNS. Query adalah satu permintaan untuk resolusi nama yang dikirimkan ke server DNS.
1.    Pada komputer Client, sebuah program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan IP Address (forward lookup query). Sebuah program aplikasi pada host yang mengakses domain system disebut sebagai resolver, resolver menghubungi DNS server, yang biasa disebut name server.
2.    Name server meng-cek ke local database, jika ditemukan, name server mengembalikan IP Address ke resolver jika tidak ditemukan akan meneruskan query tersebut ke name server  root server.
3.    Terakhir barulah si client bisa secara langsung menghubungi sebuah website / server yang diminta dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh DNS server.
Jika permintaan tidak ada pada database,  name server akan menghubungi server root dan server lainnya dengan cara sebagai berikut :
1.    Saat kita mengetikkan sebuah nama domain misalnya http://www. neon.cs.virginia.edu pada web browser,  maka aplikasi http (resolver) akan mengirimkan query ke Name Server DNS Server local atau DNS Server Internet Service Provider.
2.    Awalnya name server akan menghubungi server root. Server root tidak mengetahui IP Address domain tersebut, ia hanya akan memberikan IP Address server edu.
3.    Selanjutnya name server akan bertanya lagi pada server edu berpa IP Address domain neon.cs.virginia.edu.  Server edu tidak mengetahui IP Address domain tersebut, ia hanya akan memberikan IP Address server virginia.edu.
4.    Selanjutnya name server akan bertanya ke server virginia.edu tentang  IP Address neon.cs.virginia.edu. Dan server virginia.edu hanya mengetahui dan memberikan jawaban berupa  IP Address server cs.virginia.edu
5.    Selanjutnya name server akan bertanya ke server cs.virginia.edu tentang  IP Address neon.cs.virginia.edu. Dan barulah cs.virginia.edu mengetahui dan menjawab berapa IP Address domain neon.cs.virginia.edu.
6.    Terakhir barulah computer client bisa secara langsung menghubungi domain neon.cs.virginia.edu dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh server cs.virginia.edu.
7.    IP Address milik neon.cs.virginia.edu kemudian akan disimpan sementara oleh DNS server Anda untuk keperluan nanti. Proses ini disebut caching, yang berguna untuk mempercepat pencarian nama domain yang telah dikenalnya.



Sumber:
·            http://wiwincuwin.wordpress.com/2011/12/02/pengertian-dan-cara-kerja-dns/
·         http://www.cloudindonesia.or.id/kenapa-disebut-cloud-computing.html
·         http://sandykosasi.com/information-system/memahami-tentang-komputasi-awan
Previous Post
Next Post

1 comment:

  1. BlueHost is the best website hosting company with plans for any hosting requirements.

    ReplyDelete

"Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"