Tuesday, February 27, 2018

Berbagai Filter Photoshop Pembuat Foto atau Gambar menjadi Lebih Keren

Berbagai Filter Photoshop Pembuat Foto atau Gambar menjadi Lebih Keren
Berbagai Filter Photoshop Pembuat Foto atau Gambar menjadi Lebih Keren













 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Apa sih Adobe Photoshop itu?

Adobe Photoshop adalah program aplikasi desain yang berguna untuk mendesain gambar, mengedit image grafis, dan mengolah foto digital. Software Adobe Photoshop ini dibuat dan dikembangkan oleh Adobe Systems Incorporated, sebuah vendor atau perusahaan terkemuka di bidang pengembangan perangkat lunak grafis dan multimedia.

 

Lalu, Apa itu Filter?

Filter adalah main menu pada progam aplikasi Adobe Photoshop. Photoshop sendiri memiliki fitur yang dapat memberikan efek special pada foto yaitu bernama Filter Gallery. Filter digunakan untuk mempercantik gambar atau foto dengan memberikan efek yang berbeda-beda.

 

Berikut langkah pemberian efek filter pada Adobe Photoshop.


  1. Buka dulu foto ataupun gambar yang ingin diberikan efek filter dari photoshop menggunakan menu File->Open atau bisa juga gunakan shortcut Ctrl+O untuk lebih mempermudah.



Gambar 1.1 Open


  1. Untuk membuka Galeri Filter, menu yang digunakan adalah menu Filter->Filter Gallery. Dan jika sudah di klik maka akan terbuka sebuah jendela baru yang memiliki banyak sekali filter.



Gambar 1.2 Filter Gallery


  1. Lalu kalian tinggal pilih, Filter mana yang akan kalian gunakan.



 

Ada apa aja sih Fasilitas filter pada Adobe Photoshop? Mari kita lihat.

Fasilitas filter yang terdapat pada Adobe Photoshop dibagi menjadi 14 submenu dalam menu Filter.

 

 

 

 

 

 

 

 


  1. Artistic



Gambar 1.3 Filter Artistic

Jenis filter ini menghasilkan efek khusus seperti gambar lukisan yang memberikan kesan artistik pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapat 15 efek khusus artistik yaitu : Colored pencil, cutout, dry brush, film grain, fresco, neon glow, paint daubs, palette knife, plastic wrap, poster edges, rough pastels, smudge stick, sponge, underpainting, dan water color.

 


  1. Blur



Gambar 1.4 Filter Blur

Jenis filter ini menghasilkan efek kabur pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapat 6 efek khusus yaitu : blur, blur more, gaussin blur, motion blur, radial blur, dan smart blur.

 


  1. Brush Strokes



Gambar 1.5 Filter Brush Strokes

Jenis filter ini hampir sama dengan efek filter artistik menghasilkan efek gambar lukisan dengan goresan kuas tinta pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapat delapan efek khusus yaitu : accented edges, angled strokes, crosshatch, dark strokes, ink outlines, spatter, sparyed strokes, dan sumi-e.

 


  1. Distort



Gambar 1.6 Filter Distort

Jenis filter ini menghasilkan efek distorsi secara geometris, efek tiga dimensi (3D), atau efek pembentukan ulang pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapat 12 efek khusus yaitu : diffuse glow, displace, glass, ocean ripple, pinch, polar coordinates, ripple, shear, spherize, twirl, wave, dan zigzag.

 

 


  1. Noise



Gambar 1.7 Filter Noise

Jenis filter ini menghasilkan efek tambahan atau mengurangi noise pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapat 4 efek khusus yaitu : Add noise, despeckle, dust & scraches, dan median.

 


  1. Pixelate



Gambar 1.8 Filter Pixelate

Jenis filter ini mendefinisikan seleksi secara tajam dengan menyeragamkan pixel dengan nilai warna yang sama pada sebuah gambar. Di dalam filter terdapat 7 efek khusus yaitu : color halftone, crystalillize, facet, fragment, mezzotint, mosaic, dan pointillize.

 


  1. Render



Gambar 1.9 Filter Render

Jenis filter ini menghasilkan efek 3D, efek pola awan, dan efek sinar khusus pada sbuah gambar. Di dalam fiter ini terdapat lima efek khusus yaitu 3D transform, clouds, difference clouds, lens flare, dan lighting effect.


  1. Sharpen



Gambar 1.10 Filter Sharpen

Jenis filter ini meningkatkan ketajaman sebuah gambar dengan meningkatkan kontras pada pixel yang saling berdekatan. Di dalam filter ini terdapat empat khusus yaitu : sharpen, sharpen edges, sharpen more, dan unsharp mask.

 


  1. Sketch



Gambar 1.11 Filter Sketch

Jenis filter ini menghasilkan efek tekstur baik 2D maupun 3D pada sebuah gambar. Di samping itu, filter ini juga sering digunakan untuk menghasilkan efek gambar tangan. Di dalam filter ini terdapat 14 efek khusus yaitu : bas relief, chalk, & charcoal, charcoal, chrome, conte crayon, grapich pen, halftone pattern, note paper, photocopy, plaster, reticulation, stamp, torn edges, dan water paper.

 


  1. Stylize



Gambar 1.12 Filter Stylize

Jenis filter ini menghasilkan efek lukisan atau impressionistic dengan melakukan pengantian pixel dan meningkatkan nilai kontras pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapat 9 efek khusus seperti : diffuse, emboss, extrude, finde edges, glowing edges, solarize, tiles, trace countur, dan wind.

 


  1. Texture



Gambar 1.13 Filter Texture

Jenis filter ini menghasilkan efek tekstur pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapt 6 efek khusus seperti : craquelure, grain, mosaic tiles, patchwork, stained glass, dan texturizer.

 


  1. Video



Gambar 1.14 Filter Video

Jenis filter ini terdapat 2 efek khusus yaitu De-Interlace merupakan filter yang digunakan untuk menghilangkan garis interlace yang terdapat pada gambar yang diperoleh dari video dengan melakukan duplikasi atau interpolasi garis dan NTSC ( National Television Standars Commiteeb) merupakan filter yang digunakan untuk membatasi jumlah nada dengan warna yang dapat ditampilkan oleh televisi pada sebuah ambar dengan tujuan untuk mencegah terjadinya oversaturasi.

 


  1. Other



Gambar 1.15 Filter Other

Di dalam filter ini terdapat 5 efek khusus yaitu : custom, high pass, maximum, minimum, dan offset.

 

 

 


  1. Digimarc



Gambar 1.16 Filter Digimarc

Jenis filter ini digunakan untuk memberikan informasi copyright digital pada file gambar Adobe Photoshop.

 

Filter Eksternal Adobe Photoshop

Instagram adalah aplikasi smartphone untuk berbagi foto kepada publik. Berbagai macam fitur tersedia untuk mempercantik hasil foto kalian, salah satunya adalah fitur filter Instagram. Dulu filternya cuma ada 15 saja, tapi sekarang sudah lebih dari 30 filter seperti Nashville, Lord Kevin, maupun Earlybird.

Nah, tapi sayangnya buat kalian yang ingin mencoba filter Instagram tersebut diharuskan melakukan pengunggahan (upload) ke Instagram terlebih dahulu. Maka dari itu pada kesempatan kali ini ada berbagai filter Instagram yang bisa digunakan untuk photoshop yang gratis. Ya, memang tidak sama persis dengan filter aslinya, tapi menurut saya ini sudah cukup mirip.









INSTAGRAM FILTER AS ACTION BY Daniel BOX



 

Yang pertama adalah filter yang dibuat oleh Daniel Box yang bisa didapatkan dari blognya. Dalam action tersebut, tersedia 12 filter dengan tambahan beberapa action seperti crop, border dan lainnya untuk lebih mempercantik hasil foto atau gambar kalian.

INSTAGRAM 13 FILTER BY FRIABRISA



13 filter yang saya dapatkan dari Deviant Art. Deviant Art adalah social medianya para desainer dan fotografer. Hampir semua hal berbau desain dan foto ada disini, tidak terkecuali filter Instagram. Menurut saya, filter buatan  friabrisa lah yang paling bagus selain ada action, dia juga membagikan file Photoshopnya.

 

FILTER EFEK FOTO DI MAHIR PHOTOSHOP




  • Efek Classic (untuk Prewedding)

  • Efek Hitam Putih

  • Efek Retro

  • Efek Nashville

  • Efek Vintage

  • Dan lainnya



Keren-keren kan filternya? jadi buat yang ingin menggunakan eksternal filter pada Adobe Photoshop bisa mengunduh dengan gratis saja.

Nah, itu tadi penjelasan dari berbagai macam filter yang ada di Filter Gallery Photoshop. Sudah cukup lengkap bukan? Sekian dulu untuk penjelasan saya, terima kasih telah membaca keseluruhan dari artikel ini. Semoga juga artikel tersebut bermanfaat bagi anda semua yang sedang mempelajari photoshop dari tingkat dasar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

Iswidharmanjaya, Derry.2010.Mahir Manipulasi Gambar dengan Filter Photoshop CS5: Berbagai Filter Photoshop Pembuat Foto atau Gambar menjadi Lebih Keren.Jakarta: Elex Media Komputindo.

 

Nama: Firdana Zidan Erlansyah

Email               : firdanazidan9@gmail.com

Instagram        : firdanaze_

Line                 : firdanaze

WhatsApp       : 085804968901

Monday, February 26, 2018

Fungsi TOOLS pada CorelDRAW

Fungsi TOOLS pada CorelDRAW
FUNGSI TOOLS PADA CORELDRAW



 Mengenal CorelDraw


  • Apa itu CorelDraw?



CorelDraw adalah editor grafik vektor yang dikembangkan oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terbarunya, CorelDRAW X8 (setara dengan versi 18) dirilis pada tanggal 15 maret 2016. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk sistem operasi Windows 2000 dan seterusnya.

Versi CorelDRAW untuk Mac OS pernah dikembangkan, namun dihentikan karena tingkat penjualannya rendah. Versi terakhir untuk Linux adalah Versi 9 (Rilisan tahun 2000, itu pun perlu di jalankan dengan Wine) dan Untuk OSX adalah versi 11 (Rilisan 2001)

 


  • Sejarah  CorelDraw



Corel Draw merupakan suatu program aplikasi grafis berbasis vektor yang memungkinkan seseorang membuat sebuah karya seni profesional, mulai dari yang simpel seperti logo sederhana hingga ilustrasi teknis yang rumit atau kompleks dengan pemrosesan visual.

CorelDraw sejak awal dikembangkan untuk Windows dan saat ini dapat berjalan pada Windows 2000 dan versi selanjutnya. Versi untuk Mac OS dan Mac OS X ada awalnya juga tersedia, namun dihentikan karena minimnya penjualan. Versi Mac OS hanya berlanjut sampai versi 5.0. Versi terakhir ntuk Linux terakhir dibuat tahun 2000. Corel pada Linux tidak berjalan langsung di atas platform, namun harus menggunakan Wine, semacam crossover seperti yang digunakan untuk meng-install Photoshop pada Linux.

Pada 1985, Dr. Michael Cowpland mendirikan Corel untuk menjual sistem desktop-publishing berbasis Intel. Pada 1987, Corel merekrut beberapa pengembang software (programmer) untuk membangun sebuah software grafis berbasis vektor untuk dijadikan satu dengan paket desktop-publishing Corel. Program itu, yang akhirnya diberi nama CorelDraw, pertama kali diluncurkan ada 1989. Programitu diterima luas oleh masyarakat dan pada akhirnya corel hanya focus pada pengambangan software. CorelDraw dibuat utk Windows bersamaan dengan diluncurkanya Windows 3.1. dengan dimasukkannya TrueType ke dalam Windows 3.1 menjadikan Corel sebagai program ilustrasi yang mampu menggunakan fonts yang ada tanpa membutuhkan software tambahan seperti Adobe TypeWriter. Beberapa inovasi untuk ilustrasi berbasis vektor pada CorelDraw : Note-edit tool, stroke before fill, mesh fill dan sebagainya.

CorelDraw memiliki perbedaan mencolok dibandingkan kompetitornya. Yang pertama bahwa CorelDraw adalah suatu paket software grafis, bukan hanya sebuah editor gambar berbasis vektor. Peralatan – peralatan yang ada memungkinkan penggunanya untuk mengatur kontras, keseimbangn warna bahkanmengubah dari mode RGB (Red Green Blue) menjadi CMYK (Cyan Magenta Yellow). Khusus untuk gambar bitmap dapat diubah dengan Corel PhotoPaint. Pesaing utama CorelDraw adalah Adobe Illustrator dan Xara Extreme. Meskipun mereka semua juga program editor gambar berbasis vector, namun pengalaman pengunanya dapat menghasilkan perbedaan yang mencolok.


  • Fungsi Tools Pada CorelDraw



Kali ini saya akan berbagi tentang materi corelDraw dengan judul Fungsi-fungsi toolbox pada corelDraw lengkap, materi sebagai rangkuman materi-materi yang telah saya bagikan sebelumnya dari fungsi-fungsi tool yang ada pada toolbox corelDraw, agar anda lebih mudah mengetahui semua fungsi-fungsi yang ada pada menu toolbox corelDraw, baiklah langsung saja demikianlah Fungsi-fungsi toolbox pada corelDraw secara lengkap

 

Fungsi-fungsi toolbox pada corelDraw secara lengkap
1. Pick tool, berfungsi untuk memilih sebuah objek
2. Shpe tool




  • Shape tool, atau sering di sebut shape tool, adalah sebuah tool yang berfungsi untuk merubah bentuk sebuah garis atau object, silahkan anda sambil melihat gambar agar cepat hafal.

  • Smudge brush tool, berfungsi sebagai penghalus garis

  • Roughen brush tool, berfungsi untuk membuat garis berefec kasar

  • Free transform tool, berfungsi untuk memutar sebuha objec secara bebas



3. Crop tool

 


  • Crop tool, berfungsi untuk memotong sebuah objek

  • Knife tool, untuk memotong sebuah objek juga namun membentuk sebuah irisan

  • Erase tool, untuk menghapus sebuah objek

  • Virtual segmant delete, untuk menghapus objek



4. zoom tool, untuk memperbesaar tampilan objek



5. Freehnad tool




  • Freehand tool, untuk mengambar garis bebas




  • Bazier tool, untuk membuat garis juga dan titik-titik hubung

  • Artistic media tool, untuk membuat garis artistik

  • Pen tool, bisa untuk membuat garis lengkung dan juga kurva dengan hubungan titik-titik.

  • Polyline tool, untuk menggambar objek pada pola tertentu 

  • 3 point curve tool, untuk menggambar kurva 

  • Interaktive connector tool, untuk menggaambar garis hubung 

  • Dimension tool, untuk membuat garis keterangan lengkap sebgai keterangan panjang garis.



Freehand tool ini lumayan penting karena sering di gunakan dalam photo editing pada coreldraw jadi harap anda harapkan betul tentang freehand tool ini sebelum anda menggunakan freehand tool yang cukup rumit lagi sesuai kehandalannya, anda bisa membeli freehand tool yang lebih handal dan dan canggih lagi pada penyedia jasa hal tersebut.

 6. Smart fill tool




  • Smart fill tool, berfungsi untuk memberi warna

  • Smart Drawing tool, untuk menggambar



7. Rectangle tool




  • Rectangle tool, berfungsi untuk mengambar persegi panjang

  • 3 point rectangle tool, untuk menggambar persegi panjang dengan mengunkan tiga titik



 8. Elipse tool




  • Elipse tool, untuk membuat sebuah lingkaran

  • 3 point ellipse tool, untuk membuat sebuah lingkaran namun menggunakan dengan tiga titik



 9. Polygon tool




  • Polygon tool, untuk membuat sebuah objek berupa poligon atau segi, bisa segi 3, 4, 5 dan seterusnya

  • Star tool, membuat bintang

  • Complex star tool, membuat sebuah objek bintang dengan segi banyak

  • Graph paper tool, untuk membuat table/grafik

  • Spiral tool, untuk mmbuat objek berbentik spiral



10. Text tool, untuk membuat text atau tulisan



11. Basic shapes tool, untuk menggambar flowchart yang mana bentuknya bisa saja untuk di ubah




  • Arrow shapes tool, untuk membuat panah hubung flowchart

  • Flowchart shapes tool, untuk menggambar flowchart dengan bentuk yang standar



12. Table tool, untuk membuat sebuah tabel



13. Blend tool




  • Blend tool, untuk membaurkan dua objek

  • contour tool, untuk membuat kontur

  • distort tool, untuk membuat distorsi

  • drop shadow tool, untuk memberi bayangan

  • envelope tool, untuk membuat objek yang dapat dilipat

  • extrude tool, untuk efek 3d atau tiga dimensi

  • transparani, untuk  membuat efek transparansi



14. Eyedropper tool




  • Eyedroopper tool, berfungsi untuk memberi komposisi warna pada objek

  • Paintbucket, untuk memberi warna objek dari eyedropper



15. Outline pen tool




  • Outline pen tool, berfungsi untuk membuat garis pena

  • outline color tool, untuk mengatur jenis line/garis

  • none, kosong berarti meniadakan garis

  • hairline, untuk membuat garis bayang

  • 1/2 pt, garis berukuran setengah pt, anda juga bisa memilih hingga 24 pt

  • color tool, untuk menampilkan dialog warna



16. Uniform fill tool




  • uniform fill, befungsi untuk memberi warna pada objek

  • fountain fill tool, untuk memberi efek warna yang semakin kabur

  • pattern fill tool, untuk memberi warna efek pattern

  • texture fill tool, untuk memberi warna efek tekstur

  • postScript fill tool, untuk menampilkan dialog fill

  • none, untuk meniadakan warna pada objek

  • color docker, untuk menampilkan jendela warna



17. Interactive fill tool




  • Iinteractive fill tool, untuk memberi interaksi warna pada fill, isi pada objek dan textur

  • Mesh fill, berfungsi untuk memberi interaksi warna pada objek



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pusataka

 

Sulistyani, Sri dan Arie Prabawati, Theresia. 2011. CorelDRAW X5 & Photoshop CS5 untuk desain logo. Semarang : ANDI

Saturday, February 24, 2018

Mendesain Berbagai Bentuk Kemasan dengan CorelDraw

Mendesain Berbagai Bentuk Kemasan dengan CorelDraw

Mendesain Berbagai Bentuk Kemasan dengan CorelDraw





Sebuah produk akan lebih menarik bila dibalut dengan kemasan yang bagus . Kemasan yang bagus tidak bisa sempurna tanpa diberi sentuhan ornamen yang indah . Jadi, sebuah produk akan menarik bila kemasan yang dipakai bagus dan diberi ornamen gambar atau tulisan yang bagus pula .

 

Sekilas Tentang Kemasan

Kemasan merupakan wadah yang digunakan untuk membungkus suatu produk agar terlihat menarik. Kemasan yang bagus akan menarik pelanggan lebih banyak . Tidak bisa dipungkiri bahwa hati manusia lebih menyukai hal-hal yang indah dan rapi, walaupun ada sebagian orang yang tidak peduli mengenai hal tersebut .

Kemasan yang akan kita bahas disini adalah kemasan paling luar, yang biasanya terbuat dari kertas . Kemasan-kemasan paling luar bisa berwujud kardus, kotak kecil, bungkusan, amplop, dan lain sebagainya. Kardus terbuat dari kertas karton yang tebal, dan biasanya berukuran besar . Kardus biasanya digunakan untuk proses pengepakan barang yang akan didistribusikan ke berbagai tempat . Kotak kecil biasanya dibuat dengan kertas karton yang tipis. Pada bagian luarnya dibalut dengan desain yang bagus, karena kotak kecil ini langsung membungkus sebuah produk . Bungkusan biasanya digunakan untuk membungkus jajanan kaki lima seperti jamur , kebab , dan lain sebagainya .

 

Membuat Kerangka Amplop Besar

Pada bab ini akan dibahas cara merancang sebuah amplop . Amplop adalah sebuah bungkus dari surat atau benda yang dikirimkan per pos . Amplop bisa dibuat full color dan full body print, dengan ukuran yang bisa disesuaikan dengan keinginan pemesan amplop tersebut atau ukuran amplop standar yang sudah banyak dipakai dipasaran . Bentuk amplop yang akan dibahas bisa diaplikasikan untuk bahan berjenis kertas .

Amplop terdiri dari beberapa macam, yaitu amplop besar, amplop tanggung yang biasanya digunakan untuk memasukkan surat dan amplop kecil . Amplop digunakan untuk membungkus dokumen, uang atau apa saja yang bentuknya tipis, dan biasanya terbuat dari kertas yang tipis .

Software yang akan dipakai untuk membuat desain amplop disini adalah CorelDraw X7 . Versi CorelDraw ini sangat bagus digunakan, sebab memiliki fitur lengkap dan tampilan tatap muka modern. Kita tidak perlu takut mencoba jika sampai saat ini belum pernah menggunakan CorelDraw. Tutorial yang akan dibuat disertai dengan gambar agar mempermudah untuk digunakan .

Ukuran amplop besar yang akan dibuat adalah 25cm x 35 cm dan bentuknya adalah sebagai berikut :



Gambar 1.1 Amplop besar yang akan dibuat .



Berikut langkah-langkah membuat  amplop besar :


  1. Buka halaman baru CorelDraw X7, dengan memberi nilai Width 100cm dan Height 50cm dikotak dialog Create a New Document . Apabila perlu, beri nama file sekalian (isikan di kolom Name) . Klik OK untuk menutup kotak dialog Create a New Document .





Gambar 1.2 Pengaturan ukuran kertas pada halaman baru .




  1. Halaman baru pun muncul . Buatlah kotak menggunakan Rectangle Tool atau tekan F6 .





Gambar 1.3 Tool yang akan dibuat .




  1. Setelah diklik buatlah kotak dengan ukuran 25cm di kolom Width Object Size dan 35cm di kolom Hight Object Size .





Gambar 1.4 Memberi ukuran lebar dan tinggi pada kotak .




  1. Kotak sudah berukuran 25cm x 35cm seperti dibawah ini.





Gambar 1.5 Ukuran kotak yang sudah diatur .




  1. Selanjutnya adalah menduplikat kotak tersebut dengan menekan CTRL+D . Kita akan dapatkan hasil duplikat yang ukurannya sesuai dengan nilai yang ditunjukkan oleh kolom Hight Object Size dan Width Object Size lalu letakkan kotak hasil duplikat disebelah kotak yang pertama.





Gambar 1.6 Kotak hasil duplikat kedua yang berhasil dibuat .




  1. Kemudian group kedua objek tersebut atau tekan CTRL+G agar objek menjadi satu .





Gambar 1.7 Penggabungan kotak yang pertama dengan yang hasil duplikat .




  1. Kemudian buat kotak 1 lagi diatas dua kotak tersebut dengan ukuran 18cm x 5cm.





Gambar 1.8 Menambahkan kotak diatas kedua objek .




  1. Buat kotak atas menjadi sedikit melengkung dengan menggunakan shape tool atau tekan F10 .





Gambar 1.9 Mengubah kotak bagian atas menjadi sedikit melengkung .




  1. Kemudian tekan shift + klik gambar kotak hasil duplikat pertama untuk menggabungkan kedua objek tersebut dan klik intersect agar membuat objek baru di bagian bawahnya dan hapus kotak yang tadi agar tidak mengganggu pemandangan.





Gambar 1.10 Membuat objek baru dengan menekan intersect .



 

Maka hasilnya akan seperti dibawah ini :



Gambar 1.11 Hasil dari menekan intersect atau objek baru yang berhasil dibuat .




  1. Warnai kotak yang sudah terpotong dengan warna yang berbeda dan sesuai dengan keinginan .





Gambar 1.12 Hasil pewarnaan pada kotak yang berada di atas .




  1. Copy objek yang telah diwarnai dan letakkan dibawah .





Gambar 1.13 Hasil duplikat dari kotak yang berada diatas .




  1. Putar kotak bagian bawah yang sudah di copy tadi dengan menggunakan mirror vertically agar menjadikan amplop persisi .





Gambar 1.14 Mengubah arah kotak menjadi berlawanan arah .




  1. Warnai sesuai dengan keinginan anda dan amplop sudah jadi .





Gambar 1.14 Bentuk amplop yang sudah jadi .



 

Mendesain Ornamen di Amplop

Setelah berhasil mendesain bentuk amplop, selanjutnya kita akan belajar mendesain ornamen yang akan diterapkan dalam amplop tersebut .

Desain ornamen pada amplop umumnya tidak begitu rumit . Biasanya, desain di amplop hanya berupa header yang mencantumkan logo, nama perusahaan, dan alamat terang .

Langkah-langkah membuat desain ornamen adalah sebagai berikut :


  1. Buka halaman baru CorelDraw . Pilih size atau ukuran kertas A3 .





Gambar 2.1 Pengaturan ukuran kertas pada halaman baru .




  1. Buka file desain amplop besar yang pernah kita buat, lalu drag ke halaman baru yang baru saja kita buat .





Gambar 2.2 Amplop sebelum di ungroup .




  1. Ungroup desain tersebut dengan menekan CTRL+U agar lebih mudah untuk mendesain .





Gambar 2.3 Amplop sesudah di Ungroup .




  1. Buat lingkaran dengan menggunakan Ellips Tool atau tekan F7 . Apabila ingin ukuran lingkaran yang sama tekan CTRL + klik kiri .





Gambar 2.4 Tool yang akan dibuat .




  1. Posisikan lingkaran di pojok kiri atas amplop .





Gambar 2.5 Membuat lingkaran di pojok kiri atas amplop .




  1. Buatlah lingkaran kecil dibawah lingkaran yang pertama .





Gambar 2.6 Membuat lingkaran kecil




  1. Setelah itu buat garis dengan Freehand Tool atau tekan F5 .





Gambar 2.7 Tool yang akan dibuat .



Maka hasilnya akan seperti dibawah ini :



Gambar 2.8 Hasil garis yang dibuat .




  1. Tekan Shape Tool atau F10 lalu klik pada objek dan klik kanan lalu tekan To Curve untuk mengubah bentuk menjadi lebih melengkung  .





Gambar 2.9 Objek sudah melengkung .




  1. Buatlah bentuk yang sama namun lebih kecil dari bentuk yang pertama di sebelah lingkaran .





Gambar 2.10 Bentuk yang sama dengan ukuran yang berbeda .




  1. Duplikat objek yang kedua lalu putar dengan berlawanan arah .





Gambar 2.11 Hasil duplikat objek kedua .




  1. Warnai sesuai keinginan anda dan hapus garis luar atau Outline .





Gambar 2.12 Pewarnaan pada objek dan menghapus garis luar .



Demikianlah pokok bahasan yang dapat saya paparkan . Besar harapan saya artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak .

Daftar Pustaka :

Rohanto, Uun. 2013. Mendesain Berbagai Bentuk Kemasan dengan CorelDraw. Yogyakarta: Skripta Media Creative

 

Dewi Agustina Wijayanti

Super Lengkap: 57 Tools Pada CorelDRAW X8 yang Wajib Kamu Ketahui

Super Lengkap: 57 Tools Pada CorelDRAW X8 yang Wajib Kamu Ketahui


Kabar baik bagi pecinta design grafis, karena pihak CorelDRAW telah mengeluarkan versi baru yang di beri nama CorelDRAW Graphic Suite X8. CorelDRAW ini hadir dengan membawa fitur fitur baru yang dapat memudahkan para designer grafis. Selain itu CorelDRAW versi ini telah di optimalkan dengan Windows 10, namun anda juga bisa menggunakannya pada Windows 7 dan 8. Pada kesempata kali ini, saya akan membahas tool tool yang ada di CorelDRAW beserta fungsinya. Kebetulan, vesi corel yang saya pakai adalah CorelDRAW X8. Oke, mari kita simak ulasan berikut ini.


  1. Pick Tool



Tool ini digunakan untuk memilih objek, megatur ukuran, memiringkan, dan memutar objek.


  1. Shape Tool



Tool ini berfungsi untuk mengedit/memodifikasi bentuk sebuah objek yang sudah dibuat sebelumnya.


  1. Smudge Brush Tool2



Tool ini berfungsi untuk mengubah bentuk sebuah objek vektor dengan cara melakukan drag disepanjang outline objek.


  1. Roughen Brush Tool



Tool ini berfungsi untuk mengubah bentuk outline sebuah objek vector dengan cara melakukan drag disepanjang outline objek.


  1. Free Transform Tool



Tool ini berfungsi untuk mengubah sebuah objek dengan menggunakan fasilitas Free Rotation, Free Angle Reflection, Free Scale dan Free Scew yang muncul di Property bar ketika anda memiliki tool ini.


  1. Crop Tool



Tool ini berfungsi untuk membuang area yang tidak diinginkan pada sebuah objek.

 


  1. Knife Tool



Tool ini berfungsi untuk memotong sebuah objek

 

 


  1. Eraser Tool



Tool ini berfungsi untuk menghapus bagian dai sebuah objek

 


  1. Virtual Segment Delete Tool



Tool ini berfungsi untuk menghapus bagian objek yang terdapat dalam penggabungan objek


  1. Zoom Tool



Tool ini berfungsi untuk mengubah level perbesaran pada jendela aplikasi CorelDRAW

 


  1. Pan Tool



Tool ini berfungsi untuk mengatur bagian dari deain anda yang hendak ditampilkan dalam jendela apikasi.


  1. Freehand Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat garis atau lengkung sesuai dengan gerakan tangan anda

 


  1. 2-Point Line Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat garis lurus tunggal atau garis urus yang saling menyambung.

 


  1. Bezier Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat sebuah garis lurus dan juga untuk membuat garis lengkung

 


  1. Artistic Media Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat garis garis yang artistic, misalnya betuk garis yang tebal disatu unjungnya dan semakin mengecil hingga di ujung yang lain

 


  1. Pen Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat garis lurus, selain itu tool ini juga dapat membuat garis garis lengkung ketika anda ingin membuat suatu objek

 


  1. B-Spline Tool



 Tool ini berfungsi untuk membuat alur atau garis bergelombang

 

 


  1. 3-Point Curve Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat garis lengkung sederhana dengan lebar dan tinggi sesuai kebutuhan

 


  1. Polyline Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat garis lurus yang saling terhubung. Contohnya garis zig zag.

 


  1. Smart Fill Tool



Tool ini berfungsi untuk mewarnai area yang merupakan perpotongan objek.

 

 


  1. Smart Drawing Tool



Tool ini secara otomatis mengkonversi bentuk bentuk yang anda buat kedalam bentuk bentuk dasar dan memperhalus garis garis yang anda buat.

 


  1. Rectangle Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat bentuk persegi panjang atau persegi empat dengan cara klik dan drag.

 


  1. 3-Point Rectangle Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat bentuk pesegi panjang atau segi empat dari satu sudut.

 


  1. Ellipse Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat bentuk elips atau lingkaran

 

 


  1. 3-Point Ellipse Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat elips dari satu sudut

 

 


  1. Polygon Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat objek polygon simetris atau bentuk bintang

 

 


  1. Star Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat objek bintang dengan sempurna

 

 


  1. Complex Star Tool



Tool ini digunakan untuk membuat sebuah bintang yang kompleks dengan sisi sisi yang saling berpotongan

 


  1. Graph Paper Tool



 

Tool ini berfungsi untuk menggambar sebuah jaring dari garis garis seperti yang terdapat pada kertas grafik.

 


  1. Spiral Tool



Tool ini digunakan untuk menggambar sebuah bentuk spiral yang simetris

 

 


  1. Basic Shape Tool



Tool ini menyediakan beragam bentuk bentuk dasar termasuk hexagram, bentuk bentuk smile dan juga segitig siku siku

 


  1. Arrow Shape Tool



Tool ini berisi berbagai bentuk panah dan berbagai bentuk petunjuk arah

 

 


  1. Flowchart Shape Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat bentuk bentuk flowchart

 

 


  1. Banner Shape Tool



Tool ini berisi berbagai bentuk pita dan bentuk letusan atau pancaran.

 

 


  1. Callout Shape Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat berbagai macam bentuk gelembung gelembung percakapan dan label.


  1. Text Tool



Tool ini berfungsi untuk menambahkan teks di area kerja.

 

 


  1. Table Tool

  2. Parallel Dimension Tool



Tool ini berfungsi untuk menggambar sebuah garis dimensi (ukuran) miring.

 


  1. Horizontal or Vertikal Dmension Tool



Tool ini berfungsi untuk menggambar sebuah garis dimensi (ukuran) horizontal atau vertikal.


  1. Angular Dimension Tool



Tool ini berfungsi untuk menggambar sebuah garis dimensi berbentuk segitiga.

 


  1. Segment Dimension Tool



Tool ini berfungsi untuk menampilkan dimension antara titik terakhir pada satu bagian atau beberapa bagian.


  1. 3-Point Callout Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat petunjuk yang terdiri dari tiga buah titik yang membentuk garis petunjuk.


  1. Straight-Line Connector Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat sebuah konektor lurus.

 


  1. Right-Angle Connector Tool



Tool ini berfungsi untuk  membuat sebuah konektor yang berbentuk siku siku dengan sudut yang tajam.


  1. Rounded Right-Angle Connector Tool



Tool ini berfungsi untuk menciptakan konektor berbentuk siku siku denga sudut yang tumpul.


  1. Edit Anchor Tool



Tool ini berfungsi untuk memodifikasi garis konektor.

 


  1. Blend Tool



Tool ini berfungsi untuk memadukan dua objek.

 


  1. Contour Tool



Tool ini berfungsi untuk menambahka kontur dalam sebuah objek.

 


  1. Distort Tool



Tool ini berfungsi untuk meerapkan distorsi paa sebuah objek.

 


  1. Drop Shadow Tool



Tool ini berfungsi untuk menambah bayangan pada sebuah objek.

 


  1. Envelope Tool



Tool ini berfungsi untuk mengubah bentuk objek dengan mengatur point point yang berbentuk seperti amplop.


  1. Extrude Tool



Tool ini berfungsi untuk memberikan kesan tiga dimensi pada sebuah objek.

 


  1. Transparency Tool



Tool ini berfungsi untuk membuat objek menjadi transparan.

 


  1. Color Eyedropper Tool



Tool ini berfungsi untuk memilih dan menggandakan sebuah warna dari sebuah objek yang berada di dalam jendela aplikasi atau di desktop.


  1. Attributes Eyedropper Tool



Tool ini berfungsi untuk memilih dan menggandaka atribut objek seperti ketebalan garis, ukuran, dan efek.


  1. Interactive Fill Tool



Tool ini berfungsi untuk memberi warna dengan beberapa variasi.

 


  1. Mesh Fill



Tool ini berfungsi untuk menambahkan sebuah jala dari garis pada sebuah objek. Jala dari garis ini memudahkan untuk memberi beberapa warna pada sebuah objek.

Nah itu tadi 57 tools pada CorelDRAW X8. Sekian dan semoga bermanfat J

Di kutip dari :

Tip & Trik CorelDRAW X8

Penerbit : PT Elex Media Komputindo

 

Mahir Desain Kalender Dalam Sekejap

Mahir Desain Kalender Dalam Sekejap


Kalender adalah karya desain yang sering kita lihat sehari-hari. Tak heran karena nilai strategisnya, kalender sering digunakan sebagai media promosi yang cukup efektif untuk mengikat antara konsumen dan produsen. Tak jarang media ini dibagikan secara cuma-cuma, karena nilai strategisnya sebagai media promosi sebuah produk.

Nah, untuk menciptakan sebuah desain kalender yang baik, ada beberapa hal yang harus dipahami oleh seorang calon desainer. Pemahaman ini tidak sekedar teknik desain menggunakan software desain saja, tetapi ada beberapa hal lain yang harus diingat dan diperhatikan, seperti untuk siapa kalender dibuat, penanggalan penting seperti peringatan nasional dan hari-hari keagamaan, serta beberapa istilah atau terminologi dalam proses desain kalender.

Ada beberapa terminologi dan istilah yang sering dipakai dan digunakan dalam proses desain kalender:


  1. Untuk Siapa Kalender Ini Dibuat? Pertanyaan ini akan mengarah pada jenis kalender apa yang akan dibuat, apakah untuk kepentingan promosi, pendidikan, sosial, atau kalender-kalender jenis lain.

  2. Menentukan Penanggalan. Biasanya sebuah kalender telah digarap jauh-jauh hari sebelum waktu penggunaannya, apalagi untuk jumlah banyak. Sebuah kalender tahun 2018 bisa jadi telah dibuat pada 6-7 bulan sebelum tahun 2018 tiba, atau sekitar bulan Juli s.d. Agustus. Jika sebuah kalender dibuat pada tahun 2017, tentunya calon desainer harus mencari kevalidan penanggalan tahun 2018. Informasi ini dapat diperoleh dari instansi-instansi pemerintah yang menangani masalah ini.

  3. Tanggal-Tanggal Penting. Sebuah kalender biasanya disertai dengan hari-hari penting, baik berskala Nasional, seperti HUT RI 17 Agustus, atau yang berskala Nasional Keagamaan, seperti Idul Fitri, Natal, Nyepi, Waisak, dan hari-hari lainnya. Anda juga dapat memasukkan peristiwa berskala Nasional, misalnya hari Buruh atau hari Lahir Pancasila.

  4. Informasi Tambahan. Informasi tambahan dapat berupa tabel waktu sholat untuk Muslim. Tentunya untuk membuat tabel semacam ini, harus akurat di sesuaikan dengan tempat wilayah kalender dibuat. Untuk keakuratan waktu, Anda dapat meminta waktu sholat pada departemen Agama setempat. Kalender yang ditujukan untuk lembaga pendidikan, menambahkan jadwal aktivitas kampus dan kurikulum.

  5. Bentuk Desain Kalender. Bentuk desain kalender ini mengacu pada efektivitas kalender dalam menyampaikan informasi berupa objek desain. Biasanya kalender yang menampilkan informasi produk berupa kalender 2 bulanan dalam satu lembar tampilan. Bahkan satu bulanan dalam satu halaman. Namun, tentunya untuk pilihan yang terakhir akan memakan biaya cukup tinggi untuk proses pencetakan, karena kalender semacam ini akan menampilkan 12 bulan atau 12 halaman. Bentuk yang mungkin tak kalah efektifnya adalah kalender meja. Disebut kalender meja karena kalender ini diletakkan di atas meja.

  6. Ukuran Kalender. Ukuran standart untuk kalender gantung adalah 40 x 60 cm. Ukuran lain yang lebih kecil dari ini adalah kalender yang berukuran 20 x 45 cm. Kalender semacam ini biasanya sebuah kalender semi formal yang menonjolkan sisi aktraktif tanpa mengurangi nilai informasi yang dibawanya. Kalender seperti ini memuat 12 lembar sebagai konsekuensi dari kecil ruangan.



Selanjutnya berikut ini fitur dan fasilitas yang digunakan dalam CorelDraw X7:


  1. Change Case. Fasilitas ini berfungsi untuk mengontrol teks, apakah menggunakan Lowercase, Uppercase, Titlecase, atau fasilitas-fasilitas lainnya. Ini akan sangat berguna jika Anda menginginkan variasi pada teks.

  2. Duplicate. Dalam CorelDraw X7 terdapat banyak teknik penduplikasian. Seperti dalam kasus desain kalender, yang akan kita lakukan adalah teknik penduplikasian menggunakan mouse. penduplikasian ini akan sangat membantu dan cukup efisien dalam pengerjaan desain secara keseluruhan.

  3. Perataan. Salah satu kelebihan desain yang baik terletak pada nilai presisinya. Selain menggunakan penduplikasian dengan mouse, fasilitas lain yang cukup membantu dalam proses desain, yaitu perataan. Fasilitas ini dapat digunakan hanya dengan mengingat beberapa Hotkey yang tersedia, atau menggunakan kotak dialog perataan (Aligning).



Sekarang kita akan mempraktekkan desain kalender. Kalender yang akan kita buat adalah kalender dengan ukuran 30 x 48 cm, kalender ini dibuat menjadi 6 halaman, atau dengan kata lain, setiap halaman terdiri atas 2 bulanan. Pada materi desain kalender ini, penulis akan menjelaskan teknik desain menggunakan CorelDraw X7.

 


  1. Ubah unitnya menjadi centimeters.





Gambar 8.1. mengubah units menjadi centimeters.




  1. Buatlah rectangle dengan ukuran 30 x 48 cm. Beri warna dasar putih.





Gambar 8.2. rectangle 30 cm x 48 cm.




  1. Buatlah rectangle dengan ukuran 30 x 28 cm. beri warna biru. Posisikan rectangle diatas rectangle putih. Lihat gambar di bawah.





Gambar 8.3. memposisikan rectangle merah.



Untuk mempermudah posisi rectangle, Anda cukup menyeleksi rectangle biru dan putih secara berurutan, lalu tekan C dan B. Gunakan Shift untuk menyeleksi dua objek.


  1. Buatlah rectangle dengan ukuran 30 x 1.8 cm. beri warna hitam. Posisikan di bawah rectangle biru.





Gambar 8.4. memposisikan rectangle.




  1. Ambil gambar background.png yang terdapat pada folder yang telah disediakan dengan cara mengimpornya melalui menu File > Import (Ctrl+I).





Gambar 8.5. backround.




  1. Masukkan objek background.png pada rectangle menggunakan fasilitas PowerClip. Pilih menu Effects > PowerClip > Place Inside Container. Kenapa harus berformat PNG? Sebab, format PNG memiliki background transparan.





Gambar 8.6. powerclip




  1. Lakukan pengeditan pada objek background di kotak Container. Pilih menu Effects > PowerClip > Edit Content. Posisikan objek dengan benar.





Gambar 8.7. meletakkan objek pada container.



Jika Anda telah melakukan pengeditan pada isi, klik tombol ✔ di atas rectangle.


  1. Tuliskan text “express your  imagination”. Text ditulis melalui menu Lowercase melalui menu Text > Change Case.





Gambar 8.8. hasil text.




  1. Selanjutnya Anda akan membuat objek penanggalan. Untuk efektivitas, Anda dapat menggunakan proses penduplikasian Macros yang terletak pada menu bar Tool. Pilih menu Tools > Macros > Run Macros. Perhatikan gambar di bawah ini.





Gambar 8.9. memilih calendar pada macros.



Untuk menghilangkan garis border pada kalender, pilih Large Header > Border. Begitu pula pada border bagian body, pilih Large Body > Border. Jika sudah klik Generate.



Gambar 8.10. menghilangkan border pada kalender


  1. Maka hasil dari langkah tersebut akan seperti ini.





Gambar 8.11. penanggalan pada bulan januari 2018.




  1. Lakukan langkah ke-9 untuk membuat penanggalan bulan February. Hasilnya seperti di bawah ini.





Gambar 8.12. hasil akhir penanggalan bulan januari dan februari.




  1. Selanjutnya Anda akan membuat tambahan objek dalam container. Lakukan langkah ke-6 dan ke-7, lalu tempatkan seperti Gambar 8.16. Anda dapat menggunakan objek-objek yang saling berhubungan.





Gambar 8.13. membuat tambahan objek.




  1. Berilah pernak pernik lainnya, seperti logo dan teks. Hasil akhirnya seperti pada Gambar 8.16.





Gambar 8.14. penempatan objek pelengkap lainnya.




  1. Selanjutnya anda membuat halaman-halaman lainnya untuk bulan-bulan berikutnya. Secara umum langkah-langkah untuk pembuatan halaman lain tidak jauh berbeda dengan halaman pertama ini.



 

Demikianlah sedikit tutorial yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat :)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA:

EES. 2004. Kekuatan Garis dan Warna CorelDraw 12 for Design. Jakarta. PT. Elex Media Komputindo