Tuesday, February 20, 2018

Cara Cepat Berkreasi dengan Warna hanya 36 Menit di CorelDraw

Cara Cepat Berkreasi dengan Warna hanya 36 Menit



di CorelDraw



Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan berbagai warna yang sangat beraneka ragam. Kamu mungkin sudah memahami arti dari warna itu sendiri , Nah untuk saat ini kita akan membahas lebih dalam lagi tentang apa sih itu warna ? dan kenapa warna selalu dijadikan daya tarik tersendiri untuk memikat agar suatu desain grafis tersebut dapat mudah di senangi  setiap orang yang melihatnya.

“Secara biologis, mata kita dapat menangkap warna di karenakan spektrum cahaya yang di pantulkan benda-benda disekeliling kita ke indra penglihatan kita yaitu mata lalu diproses oleh otak kita menjadi warna-warna tertentu, sumber cahaya bisa dari matahari atau sumber cahaya buatan”. Warna sangat berpengaruh pada desain karena berdampak langsung pada indera mata. Warna berperan memberikan nuansa dan interpretasi tersendiri bagi manusia yang melihat nya. Baik langsung saja kita akan menyinggung tentang teori warna dan penggunaannya dalam CorelDRAW. Oke langsung saja cekkidot ...

Memilih Warna

Model warna dalam dunia grafis terbagi menjadi tiga jenis , yaitu RGB,CMYK, dan HSB . Ketiga model warna tersebut memiliki karakteristik , keunggulan , dan kekurangan yang berbeda beda . Berikut keterangan mengenai ketiga model warna tersebut .


  1. Model Warna RGB



Model warna RGB adalah kombinasi tiga warna Red, Green dan Blue. Gabungan antara warna merah dan biru menghasilkan warna magenta, gabungan warna merah dan hijau akan menghasilkan warna kuning. Gabungan warna biru dan hijau akan menghasilkan warna cyan, dan gabungan ketiga nya menghasilkan warna hitam . Warna merah, hijau, dan biru disebut warna Primer/aditif. Sedangkan warna yang dihasilkan dari kombinasi ketiganya disebut warna sekunder/substraktif. Model RGB sering digunakan pada alat perekam visual seperti scanner, kamera digital, televisi, monitor, dan proyektor.


  1. Warna CMYK



Mode warna CMYK merupakan kombinasi dari warna Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Gabungan antara warna cyan dan magenta akan menghasilkan warna biru, gabungan warna cyan dan yellow akan menghasilkan warna hijau, sedangkan gabungan warna magenta dan yellow akan menghasilkan warna merah. Secara teori gabungan antara warna ketiganya akan menghasilkan warna hitam . Model warna CMYK sering digunakan pada printer.

gambar mode warna CMYK




  1. Warna HSB



Model warna HSB menggunakan elemen elemen Hue (gradasi), Saturation (kejenuhan), dan Brightness (kecerahan). Dalam CorelDRAW Hue merupakan spektrum warna . Saturation adalah kadar warna yang diambil dari hue, semakin kecil angka saturation maka warna putih yang di tambahkan semakin banyak. Brightness adalah kadar cahaya atau kegelapan dan keterangan , semakin kecil warna brightness maka warna yang di hasilkan mendekati hitam.

Gambar . Element HSB pada dockers color



Mengatur Setting warna

CorelDRAW X4 menyediakan dua macam fasilitas untuk mengatur setting pewarnaaan . Cara menampilkan setting pewarnaan melalui menu Window > Docker > Color . Prinsip kerja docker ini adalah mencampur tinta / cat air warna yang dpilih.

Tampilan docker color bisa diubah sesuai kebutuhan , diantaranya adalah :


  • Shows color slider , untuk mencampur warna dengan menggerakkan slider ke arah kiri atau kanan.



Gambar . Tampilan show color slider




  • Shows color viewers , untuk mencampur warna menggerakkan slider ke arah horizontal , vertikal , maupun diagonal .



Gambar . Tampilan show color viewer




  • Shows color palettes , untuk mencampur warna dengan klik pada warna yang diingin kan dilanjutkan dengan mengatur kepekaan pada slider



Gambar . Tampilan show color palettes



Mewarnai Objek

Mewarnai objek dapat menggunakan tool khusus. Tool tool tersebut adalah fill tool dan interactive fill tool.

Gambar. Pada toolbox




  1. Uniform fill



Uniform fill merupakan cara pemberian warna menggunakan warna warna primer .

Gambar. Kotak Dialog Uniform fill



Untuk mewarnai menggunakan Uniform fill ikuti langkah langkah berikut :


  1. Siapkan objek yang akan diwarnai



Gambar. Objek belum diwarnai




  1. Aktifkan objek menggunakan pick tool pada toolbox hingga muncul tanda highligh box

  2. Klik fill color lalu pilih Uniform fill atau menekan tombol shift+F11 , kotak dialog Uniform fill akan muncul. Pilih warna merah pada spektrum warna, kemudian drag slider kotak putih untuk mendapatkan merah yang anda inginkan .

  3. Warna yang anda pilih akan muncul pada opsi Reference New.



Gambar. Objek sudah diwarnai




  1. Fountain Fill Dialog



Fountain Fill digunakan untuk memberi warna gradasi. Warna gradasi pada Fountain Fill terdiri dari empat model yaitu Linear, Radial, Conical, dan Square.

Gambar . dialog Fountain Fill



Berikut beberapa opsi yang berhubungan dengan kotak dialog Fountain Fill :


  • From dan To digunakan untuk mengubah warna warna gradasi . From menunjukkan warna pertama gradasi atau warna asli, sedangkan To menunjukkan warna tujuan atau warna akhir yang di pilih .

  • Select color digunakan untuk merubah warna gradasi menggunakan kotak dialog . Cara mengubah spesifikasi warna dapat dilakukan dengan klik warna hitam kemudian pilih Other. Hasil nya akan muncul kotak dialog select color. Cara kerja select color sama seperti prinsip Uniform fill.

  • Mid point digunakan untuk mengatur tingkat ketebalan warna yang di kehendaki. Pengaturan nya dengan cara klik dan drag slider panah ke arah kanan atau kiri.

  • Edge pad digunakan untuk mengatur tingkat kehalusan warna gradasi. Pengaturan nilai opsi ini menggunakan persentase.

  • Angle digunakan untuk mengatur model warna gradasi dengan arah memutar. Untuk mengisikan nilai angle klik bagian anak panah atas untuk menambahkan angka, tanda panah bawah untuk mengurangi angka. Cara lain mengisikan opsi ini adalah langsung mengetikkan angka pada kolom nilai angle.



Cara mewarnai menggunakan Fountain Fill dialog sama seperti menggunakan warna dengan Uniform fill.


  1. Pattern Fill Dialog



Pattern Fill digunakan memberi warna bitmap tertentu . Anda juga dapat menciptakan pattern sendiri sesuai keinginan .

Gambar. Kotak dialog Pattern Fill



Warna pattern mempunyai tiga pilihan yaitu :


  • Color yaitu jenis pattern menggunakan dua warna .

  • Full color yaitu jenis pattern menggunakan lebih dari dua warna .

  • Bitmap yaitu jenis pettern menggunakan pola bitmap .



Beberapa opsi yang harus anda ketahui yaitu :


  • Front digunakan untuk memilih warna depan , sedangkan Back digunakan untuk memilih warna belakang.

  • Origin digunakan untuk mengatur pergeseran pola secara horizontal atau vertikal.

  • Size digunakan untuk mengatur ukuran pola pattern .

  • Transform digunakan untuk mengatur Transformasi pattern .

  • Row or column offset digunakan untuk membelah pola pattern secara horizontal atau vertikal .




  1. Texture Fill Dialog



Texture Fill digunakan untuk membuat warna grafik bitmap yang terprogram secara acak sehingga membentuk pola tertentu .

Gambar. Dialog Texture Fill




  1. PostScript Fill Dialog



PostScript Fill digunakan untuk membuat warna bitmap yang dikombinasikan dengan efek efek khusus .



Gambar . Dialog PostScript Fill



Ya , itulah artikel dari saya semoga bermanfaat bagi kalian semua. Kalau ada salah kata kata mohon maaf yaa ... manusia juga tempat nya salah hehe ... terimakasih sampai jumpa.

 

Daftar pustaka :

Putri Wahyuni dan SmitDev Community. 2008. 36 Menit Belajar Komputer CorelDRAW X4. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

IG : FINAKUSMAWATI02

 

 
Previous Post
Next Post

0 komentar:

"Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"