Monday, February 19, 2018

Jadi Fotografer Handal ? Mudah bangeet!!



 

BY



Mita Surya Ningrum Datahul Jana



XII MULTIMEDIA 3



09



 

Hai Bro and Sist....

Pada kali ini aku bakal share ke kalian semua tentang Fotografi, yaitu tentang bagaimana caranya kalian bisa menjadi fotografer handalHai Bro and Sist...

Ngomong-ngomong sebelum kita lanjut nih, ada istilah ‘Tak kenal maka, Tak sayang’ maka dari itu kalian tau gak sih apa itu Fotografi?

Fotografi (dari bahasa Inggris : photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu “Fos” : Cahaya dan “Grafos” : Melukis/menulis) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, Fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebutpada media yang peka cahaya. Alat yang paling populer untuk menangkap cahaya adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.

Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).

Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), Diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (Speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma dan Speed disebut sebagai pajanan (exposure).

Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.

Fotografi digital, sebagai lawan dari fotografi film, adalah proses fotografi yang menggunakan media perekaman digital. Fotografi digital, berbeda dengan fotografi film yang menggunakan media film sebagai media penerima gambar, menggunakan sensor elektronik untuk merekam gambar, lalu selanjutnya diolah untuk disimpan dalam data biner.

Tidak ada yang lebih baik antara kamera digital dan film, karena pada awalnya karakteristik keduanya berbeda. Beberapa fotografer memilih menggunakan kamera digital karena kepraktisan dan keluwesannya. Sementara beberapa lainnya menggunakan kamera film atas pertimbangan kualitas. Dengan adanya perkembangan teknologi menyebabkan kamera digital diimplementasi ke banyak peralatan lain, misalnya telepon seluler.

Hal Penting Dalam Fotografi Digital

Apasih yang penting dari teknik fotografi digital? Ada beberapa hal yang esensial dalam menghasilkan sebuah foto, adalah mengatur beberapa variabel pada kamera agar foto yang di produksi sesuai dengan harapan tidak Under maupun Over Exposure. Hal terpenting dalam fotografi digital meliputi :


  1. Kamera Digital



Ialah alat yang digunakan dalam fotografi digital, merupakan alat untuk merekam gambar dari objek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa dan diterima oleh sensor CCD atau sensor CMOS, lalu hasilnya direkam dalam format digital ke dalam media penyimpanan digital.



Gambar Kamera Digital



 

2. CCD dan CMOS

Merupakan jenis sensor elektronik yang terdapat dalam kamera digital, sensor ini berfungsi sebagai media penerima gambar, alat untuk mendapatkan pencitraan digital. Sensor ini berbentuk chip yang terletak tepat di belakang lensa. Semakin banyak pixel yang ditangkap, semakin detail gambar dihasilkan.

CCD (Charge-Coupled Device) adalah sebuah sensor untuk merekam gambar, terdiri dari sirkuit terintegrasi berisi larikan kondensator yang berhubungan, atau berpasangan.

CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) adalah sebuah jenis utama dari sebuah rangkaian terintegrasi.



Gambar CCD & CMOS



3. Resolusi Gambar

Adalah tingkatan detail yang bisa ditangani suatu piranti saat menampilkan suatu citra grafis atau gambar atau foto. Tampilan grafis dengan ukuran besar dan memiliki kualitas yang baik, akan memerlukan resolusi yang tinggi.

Kamera digital memiliki resolusi standar yang bisa digunakan, antara lain:


  • 256 x 256 pixel



Resolusi ini banyak dijumpai pada edisi awal kamera digital. Namun kualitasnya tidak memenuhi standart cetak. Total pixel pada resolusi ini adalah 65.000 pixel.


  • 640 x 480 pixel



Resolusi ini adalah resolusi terendah untuk standart cetak kamera. Total pixel pada resolusi ini adalah 307.000 pixel


  • 1216 x 912 pixel



Resolusi ini adalah resolusi standart terendah dari megapiksel. Total pixel pada resolusi ini adalah 1.109.000 pixel


  • 1600 x 1200 pixel



Resolusi ini memiliki jumlah pixel hampir 2.000.000 pixel. Dengan resolusi tersebut bisa mencetak dengan ukuran 10R.

Resolusi kamera digital pada saat ini sudah melampaui 10.000.000 pixel

4. Pixel dan Megapixel

Pixel adalah unsur gambar, merupakan elemen terkecil sebuah gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci.

Megapixel terdiri dari gabungan dua kata, mega yang berarti jutaan atau menunjukan satuan jutaan, dan pixel adalah titik elemen gambar, jadi singkatanya megapixel berarti jutaan titik elemen gambar.

5. Digital Zoom

Adalah pembesaran gambar (zoom) dari objek yang telah tertampil oleh lensa (optik) atau hanya memperbesar tampilan gambar objek yang sudah ada/terbidik oleh lensa kamera, sehingga pembesaran pada suatu objek yang dilakukan oleh digital zoom tidak sebenarnya membuat jarak objek semakin dekat, akan tetapi hanya dilakukan pembesaran dari gambar objek yang sudah ada. Hal ini menyebabkan semakin kita zoom sebuah objek maka gambar akan semakin terlihat pecah.

6. Optical Zoom

Pada kamera poket atau prosumer, biasanya tersedia 2 fasilitas untuk zoom yaitu optical zoom dan digital zoom.

Optical zoom, memanfaatkan panjang pendek lensa untuk memperbesar/memperkecil objek.

Digital zoom adalah fasilitas untuk memperbesar gambar menggunakan peranti lunak yang ada di kamera

 

Oke lanjut ke pembahasan selanjutnya ya guys, setelah kita bahas tentang dunia fotografi, yang selanjutnya yaitu tentang alat yang populer dan sering kita gunakan di fotografi yaitu kamera.

Apasih itu Kamera ?

Kamera adalah alat yang paling populer dalam aktivitas fotografi. Nama ini didapat dari camera abscura bahasa latin yang artinya “ruang gelap” yaitu sebuah alat yang terdiri dari ruang gelap atau kotak, yang bisa memantulkan cahaya dengan menggunakan 2 buah lensa konveks, setelah itu menempatkan gambar objek eksternal itu pada sebuah kertas/film.

Dalam dunia fotografi kamera merupakan piranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film, dan pada saat ini kamera digital memiliki beragam bentuk, ukuran, fungsi dan kegunaanya yang dikategorikan menjadi 4 jenis, yaitu :


  1. Kamera Digital Ponsel



Kamera digital jenis ini sebenarnya merupakan pengaplikasian teknologi kamera digital pada piranti elektronik jenis lainnya yaitu telepon seluler, dan dilengkapi oleh berbagai fitur-fitur yang memungkinkan para penggunanya untuk lebih berkreasi dengan kamera digital ponsel tersebut.



Gambar Kamera Digital Ponsel



2. Kamera Digita Saku (Pocket Digital Camera)



Adalah kamera otomatis yang menggunakan format pengambilan gambar dan penyimpanan digital dengan ukuran kecil dan ringan sehingga mudah dibawa-bawa dan dapat dimasukan ke dalam saku, jenis ini juga memiliki fitur dan kelengkapan yang masih sangat terbatas dan semuanya bekerja secara otomatis, sehingga mempermudah penggunanya



Gambar Kamera Digital Saku



3. Kamera Digital Prosumer



Adalah jenis kamera yang menjembatani antara kamera digital saku dengan jenis kamera SLR (DSLR). Kamera ini identik dengan kamera serius yang punya body mirip kamera DSLR dan berlensa panjang namun tidak bisa dilepas-pasang seperti kamera DSLR.



Gambar Kamera Digital Prosumer



4. Kamera Digital SLR (Single-lens Reflex Digital Camera)



Kamera digital yang menggunakan sistem cermin otomatis dan pentaprisma atau pentamirror untuk meneruskan cahaya dari lensa menuju ke viewfinder/pembidik.

Pada dasarnya, komponen utama kamera digital terdiri atas: body kamera, lensa, dan sensor elektronik penerima gambar. Ketiga komponen tersebut pasti ada pada setiap kamera digital, apapun jenis kamera digitalnya.



Gambar Kamera DSLR




  1. Body Kamera



Tempat dimana cahaya yang masuk melalui lensa kemudian diterima oleh sensor elektronik (CCS/CMOS) dan diolah menjadi data biner, sampai kita bisa melihatnya menjadi gambar/foto digital. Pada body kamera ada berbagai menu dan fungsi yang terdapat pada kamera digital, namun untuk hal ini berbeda karakternya satu sama lain tergantung dari pabrik pembuatnya dan seri produknya.



Gambar Body Kamera



2. Lensa Kamera

Merupakan komponen kamera yang menjadi media yang pertama kali menangkap cahaya untuk selanjutnya diolah menjadi sebuah gambar/foto digital. Lensa berfungsi layaknya sebuah mata pada kamera digital dan terdapat aperture/diafragma, yang merupakan pengatur banyak atau sedikitnya cahaya yang masuk. Ada berbagai jenis lensa yaitu :


  • Lensa Prime atau Fixed Focal Leght



Lensa yang memiliki 1 rentangan fokal sehingga tidak bisa zoom. Lensa ini terkenal untuk potret kegiatan olahraga dan lain-lain. Beberapa lensa prime yang sering dikenal dan sering digunakan yaitu 50mm, 85mm, 135mm, dan 300mm.



Gambar Lensa Prime




  • Lensa Standard Zoom



Lensa ini biasanya disebut lensa jalan-jalan. Lensa ini mempunyai fokal antara 16-85 mm. Rentang lensa ini sangat fleksibel dan 80% dari foto anda kemungkinan di jepret menggunakan lensa ini.



Gambar Lensa Standard Zoom




  • Wide Angel Zoom



Lensa ini yang terpopuler bagi fotografi pemandangan atau arsitektur karena kemampuan lensa ini untuk menangkap bidang yang luas dengan perspektif yang dinamis



Gambar Wide Angel Zoom




  • Telephoto Zoom



Lensa ini membuat objek yang jauh terlihat dekat, dan sangat populer dikalangan fotografer binatang liar, olahraga, foto jurnalistik, dll. Biasanya lensa ini rawan getar, maka lensa ini yang memiliki Image stabilization sangat dianjurkan.



Gambar Lensa Telephoto Zoom




  • Lensa Super Zoom



Lensa ini gabungan dari lensa standard zoom dengan telephoto zoom. Lensa ini sangat populer untuk jalan-jalan dan travel.



Gambar Lensa Super Zoom



 


  • Lensa Makro



Lensa ideal untuk mengambil foto close-up atau detail shot dari benda-benda yang berukuran kecil. Rentang lensa ini sekitar 90-200mm.



Gambar Lensa Macro



3. Sensor Elektronik Penerima Gambar



Ada 2 jenis sensor elektronik penerima gambar yaitu CCD dan CMOS, keduanya dipakai di beberapa jenis kamera digital masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan dalam hal teknologi, bentuk, kinerjanya.

Bagian-bagian kamera digital adalah:


  • Layar LCD



Layar kecil yang erdapat pada bagian belakang kamera digital, berfungsi penampil menu, preview gambar/video


  • Pembidik Optik (viewfinder)



Ada 2 macam pembidik yang ada dalam kamera digital:


  • Pembidik Optik Paralel

  • Pembidik Optik TTL

  • Shutter (pelepas rana/ tombol penjeret)



Terletak diatas sebelah kanan body kamera, biasanya terletak sejajar dengan jari telunjuk kita ketika menggengam kamera dengan tangan kanan.


  • Apperture/Diafragma



Pengatur kapasitas cahaya yang masuk melalui lensa. Semakin besar angka diafragma maka semakin sedikit cahaya yang masuk dan sebaliknya.


  • Shutter Speed



Ukuran kecepatan rana membakar medium penangkap cahaya. Semakin cepat pembukaan rana, semakin sedikit cahaya membakar medium penangkap cahaya dan sebaliknya.


  • ISO/ASA Digital



ISO (Internatinonal Standart Organizatin) dan ASA (American Standart Association) yaitu kadar kepekaan film terhadap cahaya.


  • USB Connector



Konektor penghubung kamera ke komputer atau printer untuk transfer data melalui USB Cable Data.


  • Flash/Lampu Kilta



Menghasilkan kilatan cahaya untuk membantu mendapatkan gambar yang jelas jika kondisi objek gelap atau kurang cahaya.

 


  • White Balance



Metode penyaringan pada saat proses konversi dari gradasi hitam putih ke gradasi warna.


  • Media Penyimpanan



Kamera digital menyimpan data menggunakan sebuah kartu memori.

Jangan cuma bisa menggunakan kamera aja ya guys tanpa tau cara merawatnya, dan di pembahasan terakhir ini aku mau kasih tau cara merawat kamera yang baik.


  1. Hindari kontak langsung dengan sinar matahari

  2. Jagalah kamera digital agar terhindar dari goncangan yang berlebihan

  3. Bersihkan kamera dan lensa secara teratur dan berkala

  4. Hindari goresan pada lensa

  5. Hindari air laut

  6. Jangan terlampau sering membersihkan lensa

  7. Jangan menyimpang didalam lemari pakaian

  8. Waspadai kapur barus

  9. Servis kamera secara berkala dalam kurun waktu tertentu



Dan begitulah ilmu yang bisa aku share ke kalian semua tentang menjadi fotografer handal dengan mudah. Ok guys terimakasih sudah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat yaah....J

 

 
Previous Post
Next Post

0 komentar:

"Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"