Tuesday, February 20, 2018

MAHIR ADOBE LIGHTROOM UNTUK PARA PEMULA for PHOTOGRAPHER

Adobe Photoshop Lightroom adalah software desain grafis yang digunakan untuk mengedit photo digital, yang biasanya dipakai para photografer. Kita dapat melihat, membandingkan, dan mengatur besar kecil photo dengan mudah. Software ini akan meningkatkan kualitas gambar sama seperti aslinya.

 

Beberapa keunggulan Adobe Photoshop Lightroom diantaranya :


  1. Lebih efisien alias hemat waktu dan tenaga



Setiap kita melakukan hunting foto baik waktu jalan-jalan atau acara, kita biasanya mengambil foto dalam jumlah cukup banyak, terkadang bisa puluhan bahkan ratusan foto, maka dari itu software yang bisa mengedit foto dengan cepat sangat dibutuhkan. Dengan menggunakan Lightroom, kita tidak perlu repot-repot membuka banyak foto dan mengedit satu-satu seperti Photoshop. Kita bisa memantau banyak foto sekaligus, memilih foto dan mengeditnya.


  1. Antar muka lebih cocok untuk fotografer



Antar muka Adobe Lightroom lebih sesuai untuk fotografer, contohnya adalah pengaturan terang gelap, warna, pengendalian noise, crop dan lain-lain lebih mudah dijangkau dan digunakan daripada di Adobe Photoshop. Juga tersedia banyak pilihan untuk mempersiapkan foto, kita bisa mengatur ukuran dan resolusi foto, dan juga bisa membuat watermark dengan mudah.


  1. Cukup perkasa dan kaya fitur



Adobe Lightroom tidak hanya untuk mengatur terang gelap, kontras warna penajaman saja, tapi juga ada fungsi yang sangat membantu seperti spot removal untuk membersihkan bintik-bintik yang mengganggu seperti jerawat pada wajah, dan yang paling bagus adalah adjustment brush untuk mengedit hanya sebagian daerah dari foto saja.


  1. Tethered shooting



Dengan Adobe Lightroom, kita bisa menghubungkan kamera dan komputer dengan kabel USB, dan kemudian gambar yang diambil kamera akan masuk ke Adobe Lightroom secara otomatis. Hal ini merupakan suatu hal yang sangat membantu bagi fotografer yang bekerja di studio, karena dengan melihat gambar langsung layar monitor, mereka bisa melihat dengan detail hasil fotonya.


  1. Non-destruktif editing



Lightroom mencatat semua langkah-langkah yang dilakukan kita dalam pengeditan gambar, jadi kalau kita ternyata kurang puas akan hasil foto akhir, kita bisa kembali ke langkah-langkah sebelumyan dengan mudah.


  1. File manajemen



Selain untuk editing, Lightroom juga sangat membantu dalam hala file manajemen. Kita bisa mengatur dan mengelompokkan foto-foto kita dalam katagori atau menambahkan label, keywords (kata kunci) pada sekelompok atau sebuah foto. Jadi jika kita ingin mencari foto tertentu, Lightroom dengan cepat bisa membantu kita menemukan foto-foto yang kita cari.

 


  1. Apa yang Tidak Bisa Dilakukan di Lightroom?



Untuk manipulasi foto seperti mengubah latar belakang, membuat montase foto, mengubah foto dengan efek-efek yang tidak nyata kita masih perlu menggunkan Photoshop.


  1. Apa saja Keunggulan dari Adobe Photoshop Lightroom?




  • Mendukung penggunaan multi monitor



Bagi anda yang menggunakan monitor pada komputer, kini Adobe Lightroom memungkinkan untuk dapat menampilakan koleksi foto atau library di dalam dua monitor yang berbeda.

 


  • Mendukung file-file dengan ukuran besar



Dalam versi terbarunya, Lightroom mendukung ukuran foto hingga ukuran 65 ribu piksel, baik dimensi panjang ataupun lebarnya, atau ukuran foto hingga 512 megapiksel. Adapun cara memasukkan foto ke dalam Lightroom adalah sebagai berikut :


  1. Pilih menu File > Import Photo





Gambar 1.1 Menu File




  1. Akan muncul halaman import foto dan pilih penyimpanan foto





Gambar 1.2 Import foto




  1. Kemudian, tekan tombol import





Gambar 1.3 Tekan Tombol Import



Maka foto yang dipilih akan masuk ke dalam Lightroom.



Gambar 1.4 Foto yang akan masuk ke dalam Lightroom




  • Module library yang semakin terorganisasi



Denga penyempurnaan baru pada module Library dapat melihat dan menemukan foto dengan lebih cepat menggunakan fasilitas Filter. Pencarian dengan cepat berdasarkan kriteria metadata, atribut seperti rating, label, dan sebagainya.


  • Panel keywording dan keyword list





Gambar 2.1 Panel Keywording



Dua panel baru dalam module Library, yaitu panel Keywording dan panel Keyword List yang akan mempermudah proses pencarian atau penambahan kata kunci.


  • Menambahkan dan menggunakan kata kunci



Untuk mempermudah pencarian foto, Lightroom menyediakan fasilitas penambahan kata kunci yang terdapat di dalam panel Keywording. Berikut caranya :


  1. Pilih foto yang akan ditambahkan kata kunci.

  2. Jika sudah, buka panel Keywording.

  3. Kemudian, pilihlah opsi Enter Keywors pada kotak kombo Keyword Tags.

  4. Jika sudah, ketiklah kata kunci pada kotak teks Keyword.

  5. Kalau sudah, tekanlah Enter.

  6. Apabila sudah, klik pada erea kosong. Kini foto yang anda masukkan ke dalam Lightroom telah dilengkapi kata kunci yang mempermudah pencarian.



KOREKSI WARNA DAN CAHAYA

Melakukan koreksi warna dan cahaya pada foto sudahbukan lagi dominasi software-software pengelola foto, seperti Photoshop misalnya. Di dalam Lightroom sendiri yang notabene fungsi utamanya sebagai program pengelolaan atau manajemen file foto, kini anda dapat melakukan koreksi terhadap foto langsung di dalam aplikasi tersebut. Berikut cara penggunaannya :


  1. Sebelumnya, bukalah foto yang kan dikoreksi.





Gambar 3.1 Foto yang akan dikoreksi




  1. Pilihlah module Develop.





Gambar 3.2 module Develop




  1. Pada panel Basic, di bagian Tone aturlah nilai Exposure





Gambar 3.3 panel Basic




  1. Kemudian pada bagian Presence,





Gambar 3.4 Presence




  1. Selanjutnya aktifkan panel Tone Curva





Gambar 3.5 panel Tone Curva




  1. Berikutnya bisa anda amati jika tampilan warna dan pencahayaan akan terkoreksi dan menghasilkan foto yang jauh lebih sempurna.







 

Sebelum

 

 

 

 

 

Sesudah



 

Gambar 3.6 tampilan warna dan pencahayaan akan terkoreksi dan menghasilkan foto yang jauh lebih sempurna.



FASILITAS PENYIMPANAN SETTING SLIDE SHOW

Fasilitas bari ini memungkinkan dapat mengedit kembali dengan cepat pengaturan yang telah dilakukan terhadap sebuah kreasi slide show, menyimpan pengaturan tersebut dalam bentuk templete maupun koleksi yang akan memudahkan anda untuk mengedit kembali suatu hari nanti. Anda dapat menyimpanyan dalam bentuk kreasi output berbentuk file PDF Slideshow atau JPEG Slideshow.


  1. Membuat Slide Show dan Menyimpan Setting-nya



Untuk membuat slideshow, berikut langkah-langkahnya :


  1. Siapkan beberapa foto yang akan dijadikan slideshow.





Gambar 4.1 foto yang akan dijadikan slideshow




  1. Selanjutnya untuk menambahkan border dan mengatur cast shadow sehingga terbuat bayangan, pada module picker, pilihlah Slide show.

  2. Pada bagian Stroke Border, pilihlah warna border yang diinginkan.

  3. Jika sudah, geserlah slider Widht untuk mempertebal atau mempertipis border.

  4. Kemudian, masukkan nilai Opacity: 38%, offset: 36 px, Radius: 16 px, dan Angle: 132 dan atur judul

  5. Untuk melengkapi background slideshow dengan gambar, aktifkan tanda centang pada kotak cetak Background Image.

  6. Jika sudah, klik dan drag gambar yang akan dijadikan background slide show dari film strip ke dalam kotak Background Image.

  7. Anda bisa mengatur opacity dari background Image slide show.

  8. Anda dapat mengatur opening dan editing slide show.

  9. Dan anda pun bisa menggisihkan sebuah lagu pengiring atau





Gambar 4.2 soundtrack




  1. Jika sudah anda bisa meng-eksport slide show kedalam pdf ataupun video.

  2. Dan anda pun bisa mengatur ukuran video slide show.

  3. Dan proses render akan segerah dimulai.



 


  1. Smart Collection



Anda bisa menciptakan Smart Collection berdasarkan kategori yang diinginkan. Anda tidak perlu menyeleksi foto sesuai kategori, karena Smart Collection akan secara otomatis melakukan penyaringan foto-foto sendirian secara otomatis berdasarkan kategori yang ditentukan.


  1. Pastikan anda dalam module





Gambar 5.1 module Library




  1. Tekanlah icon New Collection pada panel Collection.

  2. Sesudah itu , pilihlah Create Smart Collection.





Gambar 5.2 Create Smart Collection




  1. Akan tampil halaman seperti gambar dibawah.





Gambar 5.3 halaman Create Smart Collection




  1. Pada drop-down menu yang muncul, anda bisa memilih kriteria yang diinginkan. Misalnya anda memilih iso speed maka akan disesuaikan gambar atau foto yang speed iso-nya sesuai.

  2. Lanjutkan dengan menekan tombol



DAFTAR PUSTAKA


  1. Pedro, Dadan. 2012. Jurus Kilat Mahir Photoshop Lightroom. Bekasi: Dunia Komputer.



 
Previous Post
Next Post

0 komentar:

"Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"