Thursday, February 22, 2018

Manfaatkan Filter Brush Strokes untuk mempercantik karya – karyamu



Filter yang terdapat dalam Brush Stroke ini berguna untuk menciptakan efek sapuan kuas, pensil, atau pena pada garis – garis tepi objek sehingga memunculkan kesan lukisan yang artistik. Jika kalian ingin mengubah foto seperti sebuah lukisan, filter dalam Brush Strokes ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai alternatif pilihan selain memanfaatkan filter artistic.



1.1 Accented Edges



Filter ini digunakan untuk mengubah foto menjadi sebuah lukisan detail garis tepi yang cukup kuat. Nah berikut ini langkah – langkah memperhalus bayangan pada kaca menggunnakan Accented Edges :





  1. Terlebih dahulu,bukalah foto yang akan kalian olah menggunakan Accented Edges.                                               Gambar 1.1 Tampilan Awal Image




  2. Jika sudah, seleksilah bagian bayangan yang ada pada kaca menggunakan tool seleksi yang kalian kuasai. Kali ini, saya menyeleksi menggunakan Magic Wand Tool.                          Gambar 1.2 Menyeleksi Gambar Menggunakan Polygonal Lasso Tool




  3. Berikutnya, klik menu Filter > Brush Strokes > Accented Edges.




  4. Pada kotak dialog Accented Edges, masukkan nilai Edge Width: 14, Edge Brightness: 25, dan Smothness: 6.                                    Gambar 1.3 Tampilan Pengaturan Accented Edges




  5. Selanjutnya, untuk melihat perbedaan yang terjadi pada foto antara sebelum diberi filter dan sesudah diberi filter, dapat kalian lakukan dengan menonaktifkan ikon mata pada Accented Edges. Jika sudah sesuai dengan keinginan kalian, aktifkanlah kembali ikon mata pada Accented Edges.




  6. Kalau sudah, tekanlah tombol OK.




  7. Kemudian, hilangkan seleksi dengan memilih menu Select > Deselect untuk melihat hasil bayangan yang telah dihaluskan.







Gambar 1.4 Tampilan Bayangan pada kaca yang belum diperhalus (kiri) dan telah diperhalus menggunakan Filter Accented Edges (kanan)



1.2 Angled Strokes



Meski sama – sama menghasilkan olesan kuas yang bernuansa lukisan pada foto, Angled Strokes bisa diibaratkan sapuan kuas air bukan cat minyak pada kanvas.





  1. Terlebih dahulu, bukalah foto yang akan dikreasikan dengan Angled Strokes.                                                 Gambar 1.5 Tampilan Awal Image




  2. Setelah itu, seleksilah latar belakang foto menggunakan tool selesksi yang kalian kuasai. Kali ini, saya menyeleksi menggunakan Magic Wand Tool.                       Gambar 1.6 Menyeleksi Gambar Menggunakan Magic Wand Tool




  3. Kalau sudah, pilih menu Filter > Brush Strokes > Angled Strokes.




  4. Untuk membersihkan efek kuas Angled Strokes pada latar belakang foto, masukkan nilai Direction Balance: 51, Stroke Length: 11, dan Sharpness: 5.                                    Gambar 1.7 Tampilan Pengaturan Angled Strokes







  1. Tekan tombol OK dan lihat hasilnya pada foto dengan menekan menu Select > Deselect untuk menghilangkan seleksi.







Gambar 1.8 Tampilan gambar yang belum diberi Filter Angled Strokes (kiri) dan sesudah diberi Filter Angled Strokes (kanan)



1.3 Crosshatch



Sapuan kuas crosshatch dapat kalian jadikan pilihan jika menginginkan olesan kuas yang bertekstur atau arah sapuan kuas maupun arsiran pensil yang saling menghilang. Hasil dari filter ini akan muncul ketika kalian menyapukan kuas pada kanvas yang berserat sehingga olesan kuas akan memunculkan tekstur garis – garis. Berikut ini langkah – langkah untuk menciptkan efek lukisan berserat :





  1. Awali dengan membuka foto yang akan diberi filter Crosshatch.                                               Gambar 1.9 Tampilan Awal Image




  2. Sesudahnya, klik menu Filter > Brush Strokes > Crosshatch.




  3. Pada jendela Crosshatch, masukkan nilai Stroke Length: 13, Sharpness: 10, dan Strength: 2.                                      Gambar 1.10 Tampilan Pengaturan Crosshatch




  4. Kalau sudah, tekanlah tombol OK.







Gambar 1.11 Tampilan gambar yang belum diberi Filter Crosshatch (kiri) dan sesudah diberi Filter Crosshatch (kanan)



1.4 Dark Strokes dan Sumi-e



Kedua filter ini hampir memiliki kesamaan dalam hal pewarnaan karena sama – sama menonjolkan warna hitam pada hasil olesannya. Filter Sumi-e terinspirasi dari seni lukis Jepang yang dilakukan dengan memperbesar tingkat kekaburan pada hasil lukisan dan menambahkan detail warna hitam pada hasil olesannya. Sedangkan filter Dark Strokes menghasilkan olesan kuas dengan dominasi warna hitam.



Berikut ini langkah – langkah menggunakan filter Dark Stroke untuk menciptakan kesan horror :





  1. Pastikan bahwa kalian telah membuka foto yang akan diolah.





                                                  Gambar 1.12 Tampilan Awal Image





  1. Jika sudah, pilih menu Filter > Brush Strokes > Dark Stroke.




  2. Kemudian, masukkan nilai Balance: 6, Black Intensity: 3, dan White Intensity: 0.





                                        Gambar 1.13 Tampilan Pengaturan Dark Strokes





  1. Apabila sudah, tekanlah tombol OK.





        



Gambar 1.14 Tampilan gambar yang belum diberi Filter Dark Strokes (kiri) dan sesudah diberi Filter Dark Strokes (kanan)



Kalian juga bisa mencoba filter Sumi-e dengan memilih menu Filter > Brush Strokes > Sumi-e.



                                            Gambar 1.15 Tampilan Pengaturan Sumi-e



Kemudian, masukkan nilai Stroke Width: 7, Stroke Pressure: 5, dan Contrast: 13.



Setelah menekan tombol OK,kalian bisa melihat hasilnya pada foto.



Gambar 1.16 Tampilan Hasil Filter Sumi-e yang berniansa horror



1.5 Ink Outlines



Ketika kalian menggunakan filter Ink Outlines, setiap detail pada objek foto akan secara otomatis dilengkapi outline. Jika kalian memperbesar nilai Stroke Length, secara otomatis outline juga akan semakin melebar. Oleh karenanya , untuk detail objek yang berukuran kecil, kalian harus berhati – hati ketika melakukan pengaturan nilai pada bagian Stroke Length. Kalian juga bisa menggunakan Dark Intensity dan Light Intensity untuk mengatur intensitas cahaya dan kepekatan warna.





  1. Jika kalian sudah membuka foto yang akan diolah, pilihlah menu Filter > Brush Strokes > Ink Outline.




  2. Setelah itu, pada kotak dialog Ink Outlines, masukkan nilai Stroke Length: 2, Dark Intensity: 6, dan Light Intensity: 20.                                     Gambar 1.17 Tampilan Pengaturan Ink Outlines







  1. Jika sudah, kalian bisa mengklik tombol OK untuk melihat hasilnya.





   



Gambar 1.18 Tampilan gambar yang belum diberi Filter Ink Outlines (kiri) dan sesudah diberi Filter Ink Outlines (kanan)



1.6 Spatter dan Sprayed Strokes



Jika sebelumnya kalian telah mengenal hasil olesan cat air pada Angled Strokes, maka Spatter dan Sprayed Strokes menghasilkan olesan cat minyak pada kanvas. Meskipun sama – sama menggunakan cat minyak, namun kedua filter ini menghasilkan tampilan yang sedikit berbeda. Pada Spatter, pengolesan bisa diibaratkan kuas tidak kalian sapukan tetapi ditekan secara berulang – ulang sehingga memunculkan kesan berserabut. Sedangkan hasil dari Sprayed Strokes tampak seperti kuas yang disapukan pada kanvas.



Berikut ini langkah – langkah membuat lukisan alam menggunakan Spatter :





  1. Terlebih dahulu, bukalah foto yang akan kalian olah menggunakan filter Spatter.                                                Gambar 1.19 Tampilan Awal Image







  1. Kalau sudah, pilih menu Filter > Brush Strokes > Spatter.




  2. Berikutnya, kalian bisa memasukkan nilai Spray Radius: 18 dan Smoothness: 10.





                                            Gambar 1.20 Tampilan Pengaturan Spatter





  1. Selanjutnya, tekan tombol OK untuk melihat hasil lukisan alam yang kalian buat





   



Gambar 1.21 Tampilan gambar yang belum diberi Filter Spatter (kiri) dan sesudah diberi Filter Spatter (kanan)



Selain itu, kalian juga bisa membuat bayangan di air menggunakan Sprayed Strokes. Berikut ini langkah – langkahnya :





  1. Sebelumnya, bukalah foto yang akan kalian olah.





                                                 Gambar 1.22 Tampilan Awal Image





  1. Kemudian, seleksilah bagian lantai pada foto menggunakan tool seleksi yang kalian inginkan. Kali ini, saya akan menyeleksi menggunakan Magic Wand Tool.                            Gambar 1.23 Menyeleksi Gambar Menggunakan Magic Wand Tool







  1. Pilih menu Filter > Brush Strokes > Sprayed Strokes.




  2. Kemudian, pilih opsi Right Diagonal pada kotak kombo Stroke Direction.





                                   Gambar 1.24 Tampilan Pengaturan Sprayed Strokes





  1. Jika sudah, tekan tombol OK dan hilangkan seleksi dengan memilih menu Select > Deselect. Lihatlah, kini bayangan seakan berada di atas air dan bukan lagi bayangan di atas lantai.





  



Gambar 1.25 Tampilan gambar yang belum diberi Filter Sprayed Strokes (kiri) dan sesudah diberi Filter Sprayed Strokes (kanan)



Semoga bermanfaat ya …. ;))





DAFTAR PUSTAKA



Dikutip dari buku : Menguasai Filter – Filter Photoshop



Penerbit : PT Elex Media Komputindo





Emilia Eka N.H



Previous Post
Next Post

0 komentar:

"Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"