Wednesday, February 21, 2018

Metode-Metode Seleksi di Dunia Photoshop

Metode-Metode Seleksi di Dunia Photoshop 



Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , dan versi terbaru adalah Adobe Photoshop CC.

Urusan seleksi memang merupakan salah satu urusan paling krusial dan penting dalam dunia digital imaging yang meliputi fotografi digital, desain grafis, manipulasi foto, hingga pembuatan ilustrasi.

Untuk menyeleksi objek, Photoshop menyediakan banyak sekali metode.

Metode 1 : Seleksi Menggunakan Tool Seleksi

cara paling “kuno” untuk menyeleksi objek yang ada di dalam kanvas adalah dengan menggunakan tool seleksi. Mekanisme seleksi menggunakan tool seleksi cukup mudah dipahami secara kasat mata karena area seleksi berbentuk garis putus-putus yang akan muncul jika Anda mengaktifkan salah satu tool seleksi yang ada di toolbox.

KELOMPOK MARQUEE TOOL



 

Tool ini berfungsi untuk membuat seleksi.


  • Rectangular Marquee Tool: untuk membuat area seleksi berupa segi empat dan turunannya

  • Elliptical Marquee Tool :untuk membuat area seleksi berbentuk lingkaran.

  • Single Row Marquee Tool :untuk membuat area seleksi berukuran 1-pixel dalam orientasi mendatar.

  • Single Coloumn Marquee Tool :membuat area seleksi berukuran 1-pixel dalam orientasi menurun.





Gambar seleksi menggunakan Elliptical Marquee Tool.



 

KELOMPOK  LASSO TOOL


  • Lasso Tool: untuk membuat area seleksi secara bebas.

  • Polygonal Lasso Tool :digunakan untuk menyeleksi objek-objek berbentuk bebas namun bersudut tajam (polygon).

  • Magnetic Lasso Tool: digunakan untuk menyeleksi objek dengan lebih presisi lewat fitur magnetic-nya yang menempel erat di tepi objek yang akan diseleksi.



 

KELOMPOK TOOL SELEKSI BERDASARKAN WARNA

 

Quick Selection & Magic Wand Tool


  • Quick Selection Tool: untuk membuat seleksi Objek berdasarkan kesamaan warna. Metode pemakaiannya sederhana. Hanya klik pada warna yang ingin diseleksi.

  • Magic Wand Tool: untuk membuat seleksi objek berdasarkan kesamaan warna namun dengan metode klik-drag. Quick Selection Tool lebih praktis dibanding Magic Wand Tool.



 

METODE 2 : SELEKSI MENGGUNAKAN TOOL PATH

KELOMPOK PEN TOOL 

 


  • Pen Tool : Untuk membuat garis path yang fleksibel.

  • Freeform Pen Tool : Untuk membuat objek path engan bentuk yang bebas dan tak teratur.

  • Add Anchor Point Tool : Untuk menambahkan titik achor pada suatu objek path.

  • Deleted Anchor Point Tool : Untuk mengubah titik achor pada suatu objek path.

  • Convert Point Tool : untuk mengubah sudut taja menjadi tumpul dan sebaliknya.



 

KELOMPOK SHAPE TOOL

 


  • Rectangular Tool : Untuk membuat objek persegi empat dan turunannya.

  • Rounded Rectangle Tool : Untu membuat objek persegi empat dengan sudut tumpul.

  • Elipse Tool : Untuk membuat objek berbentuk lingkaran.

  • Polygon Tool : Untuk membuat path berbentuk polygon .misal : objek bintang,objek segi lima ,dsb.

  • Line Tool : Untuk membuat garis lurus.

  • Custom Shape Tool : Untuk membuat path berbentuk bebas mengikuti koleksi Custom Shape yang Anda Miliki.



 

METODE 3 : SELEKSI MENGGUNAKAN QUICK MASK

 

BRUSH TOOL

 


  • Brush Tool : Untuk membuat objek polesan kuas. Photohsopmenyediakan bentuk kuas yang bervariasi, atau kita bisa download di internet untuk berbagai bentuk brush lainnya.

  • Pencil Tool : Untuk membuat objek coretan pensil.

  • Color Replacement Tool :Untuk mengganti warna pada sebuah gambar.

  • Mixer Brush Tool : Untuk memberikan polesan dengan mencampurkan warna kuas dan warna gambar.





Gambar seleksi menggunakan Quick Mask.



 

 

METODE 4 : SELEKSI MENGGUNAKAN CHANNELS

 

Cara paling efektif untuk menyeleksi objek yang ultra-kompleks seperti rambut,ranting pohon, kain dan gelas transparan, adalah dengan menggunakan Channel. Prinsip Channel menyerupai Quick Mask bedanya Anda harus memisahkan objek yang diseleksi dan tak diseleksi memakai warna tunggal, yaitu hitam dan putih. Secara umum, proses menyeleksi menggunakan Channel mengikuti workflow atau alur kerja seperti ini.


  • Memilih salah satu channel yang memiliki kontras warna terkuat.

  • Menggandakan channel yang memiliki kontras warna terkuat itu.

  • Mengisolasi objek yang akan diseleksi dan tak akan diseleksi memakai dua warna tunggal, yaitu hitam dan putih.

  • Menampilkan seleksi dengan menggunakan Load Selection.





Tampilan di dalam Panel Channels



 

PENDUKUNG-PENDUKUNG SELEKSI

 

Selain dengan menggunakan tool-tool serta fitur utama diatas, proses seleksi juga dipengaruhi oleh fitur-fitur pendukung tambahan.

 

 Warna Latar Depan dan Latar Belakang



Warna latar depan dan latar belakang diatur di dalam toolbox. Jika Anda menyeleksi objek tanpa menggunakan tool, misal: memakai Quick Mask atau Channel, pengaruh warna latar depan dan belakang cukup signifisikan. Karena Photoshop hanya mengijinkan Anda memakai dua jenis warna saja, yaitu hitam dan putih serta skala abu-abu yang terbentang dari hitam dan putih.

 

Menggunakan Refne Edge dan Refine Mask

Fitur Refine Edge dan Refine Mask sebenarnya diletakkan di dalam menu select. Namun fungsinya cukup membantu proses pembuatan seleksi yang rapi.

Refin Edge berfungsi untuk mengedit bagian tepi pada objek yang terseleksi. Dalam proses seleksi, tepian objek merupakan area yang cukup strategis. Kerapian atau ketidak rapian proses seleksi ditentukan dibagian tepi objek. Oleh karena itu, jika Anda melihat objek yang tak terseleksi dengan rapi, Anda bisa menghaluskannya menggunakan Refine Edge.

Sedangkan Refine Mask memiliki cara kerja yang sama dengan Refine Edge. Hanya saja, Refine Mask dipakai ketika, Anda bekerja dengan layer mask. Sedangkan jika dilihat dari fungsinya, Refine Mask berguna untuk menghaluskan tepi-tepi layer mask.



Gambar tampilan Refine Edge untuk mengoreksi bagian



Tepi objek yang sedang diseleksi.



 

Masih Bngung Tool mana atau Fitur mana yang akan kita gunakan untuk menyeleksi foto ?

Semua itu tergantung kondisi foto. Adakalanya seleksi yang sempurna bisa kita ciptakan hanya dengan mengandalkan Rectangle Tool. Tapi jika tool ini kurang cukup mumpuni, maka Anda bisa beralih ke dunia Channel. Jika Channel masih tidak menunjukkan tanda-tanda yang memberi efisiensi kerja, gunakan tool lain.

Intinya, tiap-tiap foto membutuhkan tool dan fitur yang berbeda sesuai dengan tingkat kenyamanan dan efisiensi kerja Anda. Nah  Jadi tugas anda saat ini hanyalah mempelajari tool tool serta fitur-fitur agar Anda mampu menangkap garis besar penggunaan setiap alat yang ada di Photoshop.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Enterpris, Jubille. 2012 Kasus-Kasus Seleksi Photoshop CS6. Jakarta: PT Elex Media      Komputindo

http://teoridesain.com/2016/05/4-cara-seleksi-gambar-pada-adobe-photoshop.html

 

 

 
Previous Post
Next Post

0 komentar:

"Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"