Thursday, August 23, 2018

Tips Mendesain kemasan produk yang menarik dan layak jual



Teori Kemasan
Mengutip artikel dari situs http://dgi-indonesia.com/desain-grafis-pada-kemasan/ yang ditulis oleh drs. AD Pirous MA , menyatakan bahwa kemasan adalah pelindung dari suatu barang, baik barang biasa mau pun barang-barang hasil produksi industri. Dalam dunia industri kemasan merupakan pemenuhan suatu kebutuhan akibat adanya hubungan antara penghasil barang dengan masyarakat pembeli. Untuk keperluan ini kemasan harus dapat menyandang beberapa fungsi yang harus dimilikinya seperti: 
  • Tempat atau wadah dalam bentuk tertentu dan dapat melindungi barang dari kemungkinan rusak, sejak keluar dari pabrik sampai ke tangan pembeli, bahkan masih dapat digunakan sebagai wadah setelah isi barang habis terpakai, (dalam hal ini wadah tersebut masih menyandang fungsi iklannya). 
  • Mutu kemasan dapat menumbuhkan kepercayaan dan pelengkap citra diri dan mempengaruhi calon pembeli untuk menjatuhkan pilihan terhadap barang yang dikemasnya (bungkus rokok yang berwibawa). 
  • Kemasan mempunyai kemudahan dalam pemakaiannya (buka, tutup, pegang, bawa) tanpa mengurangi mutu ketahanannya dalam melindungi barang. 
  • Rupa luar kemasan harus sesegera mungkin menimbulkan kesan yang benar tentang jenis isi barang yang dikemas. 
  • Perencanaan yang baik dalam hal ukuran dan bentuk, sehingga efisien dan tidak sulit dalam hal pengepakan, pengiriman serta penempatan, demikian pula penyusunan dalam lemari pajang. 
  • Melalui bentuk dan tata rupa yang dimilikinya kemasan berfungsi sebagai alat pemasar untuk mempertinggi daya jual barang. Sebuah kemasan yang berhasil merupakan perpaduan antara pemasaran dan desain yang harus memenuhi kriteria sebagai berikut: 
  • Stand Out (menonjol)

Kemasan haruslah menonjol agar ia tidak kehilangan fungsinya. 
  • Contents (isi)
Dapat menyampaikan informasi tentang isi kemasan dan apa yang terkandung di dalamnya. 
  • Distinctive (unik)
Desain kemasan haruslah unik dan berbeda dengan produk pesaing.
  • Suitable (sesuai)
Desain kemasan harus sesuai dengan produk yang dikemas.


Jenis-jenis kemasan
Teori Tipografi
Teori Brand Identity
Teori Logo
Teori Ilustrasi
Teori warna
Strategi komunikasi
Strategi Desain
Strategi Media



Elemen Grafis pada kemasan
Prinsip dasar desain komunikasi visualDesain Kemasan
Elemen Kemasan
Kemasan yang menjual

Tuesday, August 7, 2018

Teknik Pengolahan Video: Perangkat Lunak Pengolahan Video

Teknik Pengolahan Video: Perangkat Lunak Pengolahan Video

Aplikasi pengolah video adalah aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain.


Agar hasil video/film yang kita buat bagus dan menarik tidak cukup dengan menggunakan satu software saja.





Beberapa software pendukung sangat diperlukan, misalnya untuk pembuatan grafis, animasi dan efek-efek lain guna menambah keindahan film yang kita buat.


Pada dasarnya film/video yang bagus adalah yang mampu menyampaikan pesan melalui tayangan gambar secara maksimal dan juga bisa membuat pemirsa masuk ke dalam cerita atau alur tujuan yang ingin disampaikan oleh si pembuat film/video tersebut.


Untuk film/video yang berkaitan dengan materi turorial, alur cerita dalam video haruslah jelas dan mudah dimengerti.


Terdapat beberapa aplikasi yang digunakan dalam proses editing :



  • Adobe Premiere Pro

  • Adobe After Effects

  • Sony Vegas Pro

  • Camtasia Studio

  • Windows Movie Maker

  • Wondershare Video Editor


Pada kesempatan kali ini juga materi pembahasan memfokuskan pada aplikasi Adobe Premiere Pro, yang menjelaskan menu dan tool Adobe Premiere Pro, memulai dan mengakhiri proyek video, dan import data video pada timeline.


Adobe Premiere Pro adalah salah satu software yang popular dan digunakan secara luas dalam pengeditan video.


Antarmuka Adobe Premiere Pro didesain mirip dengan Adobe Photoshop dan Adobe After Effects untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan, gambar-gambar dapat dibuat dengan Adobe Photoshop dan efek-efek khusus juga dapat disiapkan dari adobe after effect.


Adobe Premiere Pro merupakan program yang sudah umum digunakan oleh rumah-rumah produksi, televisi dan praktisi di bidangnya.


Keuntungan belajar melakukan edit video menggunakan Adobe Premiere adalah program ini mudah dipelajari dan dalam waktu singkat.


Fungsi utama Adobe Premiere Pro lebih efektif lagi untuk merangkai gambar, video dan audio, bukan untuk animasi.


Agar penampilan multimedia anda lebih menarik, sebaiknya dipelajari pula software animasi dan grafis lain seperti 3D Studio Max, After Effects, Adobe Photoshop dan utility multimedia lainnya.


Secara garis besar, area kerja di Adobe Premiere Pro terdiri dari 4 bagian utama, yaitu :



  1. Project

  2. Source

  3. Timeline

  4. Program.


[caption id="attachment_3183" align="aligncenter" width="633"]Adobe Premiere Pro Adobe Premiere Pro[/caption]

Area Kerja Adobe Premiere Pro



  1. Project : Project adalah dimana tempat kita untuk melihat daftar list video maupun musik yang kita masukkan kedalam adobe premiere

  2. Source : Source adalah layar dimana kita akan mengedit video mentahan kita yang berada pada layar pertama yaitu pada layar Project.

  3. Timeline : Timeline adalah layar dimana tempat untuk kita menyimpan hasil list video dan musik yang telah kita edit di layar Project.

  4. Program : Program adalah layar dimana tempat kita untuk melihat hasil dari editan kita.


[perfectpullquote align="full" bordertop="false" cite="" link="" color="" class="" size=""]Toolbox berisi alat-alat yang digunakan untuk mengedit klip pada timeline.[/perfectpullquote]


Klik pada salah satu tombol (atau menggunakan cara pintas pada keyboard) untuk memilih setiap alat. Alat default adalah alat seleksi pada time line.


Bila kita memilih alat pointer mouse biasanya akan berubah menjadi sebuah ikon baru untuk mewakili alat ketika selama kursor pada panel timeline.


Dalam beberapa kasus, anda dapat mengubah fungsi alat dengan menekan tombol pengubah seperti tombol Shift.


Untuk lebih jelasnya tool atau alat yang di gunakan untuk proses pengeditan pada timeline Adobe Premiere saya akan menguraikan satu persatu tool atau alat beserta dengan shortcoutnya pada keyboard.




























































SelectionVSelection tool
Tool dafault/ alat default, di gunakan untuk alat memilih dan menggeser clip pada timeline.
Track SelectMTrack Select tool
Pilih semua klip di trek dari suatu titik tertentu, atau pilih beberapa track.
Ripple EditBRipple Edit tool
Penyesuaian titik edit dan memindahkan klip lainnya dalam timeline untuk agar seimbang.
Rolling EditNRolling Edit tool
Menyesuaikan titik edit antara dua klip tanpa mempengaruhi sisa timeline.
Rate StretchXRate Stretch tool
Mengubah durasi klip sekaligus mengubah kecepatan untuk kompensasi.
RazorCRazor tool
Memotong Clip pada time line.
SlipYSlip tool
Memindahkan klip dalam dan keluar poin dengan jumlah yang sama secara bersamaan, sehingga sisa timeline tidak terpengaruh.
SlideUSlide tool
Memindahkan klip bolak-balik dalam timeline, sementara secara bersamaan menyesuaikan klip berdekatan dengan kompensasi.
PenPPen tool
membuat kontrol (jangkar) poin..
HandHHand tool
Tarik tampilan timeline kiri dan kanan.
ZoomZZoom tool
Klik pada timeline untuk memperbesar tampilan, atau tarik dan pilih area persegi untuk memperbesar ke arah tertentu.