Monday, September 24, 2018

K3LH Dalam penggunaan Komputer


          K3LH (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja dan Lingkungan Hidup) merupakan bagian dari ilmu Kesehatan Masyarakat. Keilmuan K3 merupakan perpaduan dari multidisiplin ilmu antara ilmu-ilmu kesehatan, ilmu perilaku, ilmu alam, teknologi dan lain-lain baik yang bersifat kajian maupun ilmu terapan dengan maksud menciptakan kondisi sehat dan selamat bagi pekerja, tempat kerja, maupun lingkungan sekitarnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.





      Setiap melakukan suatu pekerjaan kita harus memperhatikan K3LH agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berakibat fatal. Selain itu kita harus memperhatikan kebersihan yang ada pada lingkungan kerja agar dapat menciptakan suasana yang nyaman dan sehat. Sehat artinya bahwa lingkungan itu telah benar-benar bersih.





       Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Yang diatur oleh Undang-Undang ini adalah keselamatan kerja dalam segala tempat kerja baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air maupun di udara, yang berada di dalam wilayah kekuasaan hukum Republik Indonesia.





       Banyak sekali manfaat kita jika bisa menerapkan K3LH ketika bekerja dengan komputer. Selain melindungi kita supaya tidak terjadi kejadian yang tidak kita inginkan, maka kita wajib menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Diantara manfaat-manfaatnya, antara lain:





  • Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan
    untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas nasional.
  • Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja
    tersebut.
  • Memeliharan sumber produksi agar dapat digunakan secara aman dan efisien.




Gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan komputer adalah:





1. Gangguan pada mata





2. Gangguan pada kepala





3. Gangguan pada tangan





4. Gangguan pada badan





         Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam menggunakan computer. Namun, pada umumnya, aspek K3 belum menjadi perhatian para pengguna computer.





          Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna komputer saat menggunakan komputer, di antaranya adalah posisi tubuh, posisi peralatan komputer, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan.





  1. Mengatur
    posisi tubuh
  2. Posisi
    kepala dan leher




        Posisi kepala dan leher harus tegak dengan wajah menghadap langsung ke layar monitor, pandangan pada naskah, garis pandang dari mata harus tegak lurus pada monitor.





        Leher tidak boleh membungkuk atau menengadah karena dapat menyebabkan sakit pada leher.









1. Bagian kepala dan leher





Aturlah agar posisi kepala dan leher anda tegak dengan pandangan lurus ke
depan. Dengan posisi ini, anda akan sanggup bertahan lebih lama di depan
komputer dan tidak cepat merasa lelah.





2. Bagian punggung Bagian





Duduk dengan punggung yang tegak dan rileks merupakan posisi yang benar
saat menggunakan komputer. Badan yang terlalu membungkuk, terlalu miring ke
kiri atau ke kanan, dapat menimbulkan rasa sakit.





3. Bagian pundak





Aturlah posisi pundak sedemikian rupa agar otot-otot pundak tidak tegang.
Usahakan agar pundak tidak terlalu ke bawah atau terlalu tegak.





4. Posisi lengan dan siku





Posisi lengan yang baik adalah berada di samping badan dan siku membentuk
sudut lebih besar dari 90 derajat.





5. Bagian kaki





Gunakan sandaran kaki atau footrest sehingga kaki terasa nyaman.





Dari sisi hardware atau perangkat keras komputer, Anda perlu memperhatikan faktor-faktor berikut ini karena sangat berpengaruh pada kesehatan dan keselamatan kerja





  1. Posisi monitor




Monitor berpengaruh pada kesehatan mata karena mengeluarkan radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, lakukan hal-hal beriku





  •  Letakkan monitor di ruangan dengan pencahayaan yang cukup      (tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup)
  • Atur posisi monitor agar berada tepat di depan mata Anda
  • Aturlah kecerahan monitor agar cahaya yang keluar tidak terlalu terang atau terlalu redup
  • Gunakan filter screen (filter monitor) untuk meredam radiasi.




2. Posisi keyboard





Letakkan keyboard dengan posisi lebih rendah dari monitor, namun tidak terlalu rendah.Posisi keyboard yang salah merupakan salah satu faktor penyebab nyeri otot dan persendiaan. Nyeri otot dan tulang yang disebebakan oleh keyboard adalah penggunaan jari-jari tangan yang tidak seimbang dalam waktu yang lama. Untuk mencegah keyboard rusak dan terjadinya korsleting, hindarkan keyboard dari tumpahana air. Untuk memper[anjang masa pemakaian keyboard, rawatlah keyboard dengan teratur.bersihkan sela-sela tombol keyboard dengan menggunakan kuas 





3. Posisi mouse





Letak mouse yang benar adalah di samping keyboard. Sesuaikan tangan yang biasa anda gunakan untuk bekerja. Jika anda bekerja dengan tangan kiri, letakkan mouse di sebelah kiri keyboard dan aturlah agar setting mouse menjadi left handed melalui sistem operasi.





4. Posisi meja dan kursi





Aturlah  meja dan  kursi  sedemikian rupa  hingga  posisi duduk. Anda didepan monitor lebih nyaman, dan Anda dapat menjangkau keyboard dan mouse dengan mudah. Selain diatur posisinya, perangkat keras komputer harus dijaga dengan baik karena perangkat-perangkat tersebut menggunakan listrik.





5.  Posisi Monitor





Monitor menggunakan listrik tegangan tinggi dan membutuhkan daya yang cukup besar.Hindarkan monitor dari percikan air karena dapat menimbulkan hubungan pendek atau korsleting yang dapat membahayakan keselamatan Anda.





6. Kotak CPU





Kotak CPU yang diletakkan di lantai dan tidak dilengkapi dengan ground
dapat mengalirkan listrik saat kita menyentuhnya tanpa alas kaki. Untuk
menghindari korsleting, kotak CPU sebaiknya diletakkan di tempat yang aman,
misalnya di atas meja. Kotak CPU dapat ditanahkan dengan cara dihubungkan ke
tanah atau tembok menggunakan seutas kawat tembaga. Karena CPU membutuhkan
konsumsi listrik yang besar, maka kita harus menjauhkannya dari benda-benda
cair dan binatang atau serangga untuk menghindari korsleting.





Hal-hal yang
perlu diperhatikan dalam menggunakan CPU:





  1. CPU tidak boleh bersentuhan langsung dengan tangan yang basah karena aliran listrik yang ada di CPU dapat menyetrum manusia.
  2. Jika komputer berada di ruangan ber-AC, jangan meletakkan CPU tepat dibawah AC. Hal ini dikarenakan tetesan air dari AC yang mengenai CPU dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran.
  3. Bukalah chasing CPU secara berkala untuk membersihkan bagian dalam CPU. Gunakan kuas cat dan kain kering untuk membersihkan debu yang menumpuk pada bagian-bagian tertentu di CPU, terutama pada bagian kipas pendingin, baik di prosessor maupun di power supply. Hal ini bermanfaat untuk memperpanjang masa pemakaian prosessor dan komponen lainnya




7. Kabel





Aturlah susunan kabel secara baik dan rapi. Periksala stop kontak atau
sumber listrik, jangan sampai ada yang longgar karena aliran listrik yang tidak
stabil berpotensi merusak perangkat keras komputer dan mengakibatkan
korsleting.





Selain dari sisi posisi tubuh dan Hardware yang kita gunakan, ternyata ada beberapa hal lain yang menunjang K3LH dalam menggunkan komputer agar kita nyaman dan aman tentunya saat bekerja dengam komputer.Hal lain yang penting selain dari sisi hardware dan posisi tubuh adalah :





1. Ruangan dan Kualitas Udara





Agar pemakaian komputer bisa berjalan dengan baik, maka harus ditunjang dengan suasana ruangan dan lingkungan yang benar juga. Mengenai kualitas udara, dengan bertambah panasnya udara maka akan mempengaruhi kinerja seseorang. Syarat untuk sebuah ruangan yang baik adalah sebagai berikut:





a. Ruangan tidak bocor dan tidak lembab





Ruangan yang terlalu lembab (udara mengandung uap air) akan dapat merusak socket disk karena socket bisa berkarat dan akhirnya computer bisa rusak.





b. Ruangan tidak terkena langsung sinar matahari





Sinar matahari akan membawa panas padahal di dalam komputer juga panas. Apabila hal ini berjalan cukup lama, maka komputer akan rusak.





c. Temperature dan kelembaban ruang diatur





Temperature dan kelembaban ruang diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan spesifikasi peralatan komputer. Pengaturan ruangan yang ber-AC akan lebih baik karena suhu ruangan dapat disesuaikan dengan kondisi komputer.





d. Ruangan harus bebas debu dan partikel lainnya termasuk asap rokok





Ruangan harus selalu bersih dan sejuk. Debu dan asap rokok akan berakibat cepatnya komponen-komponen jadi kotor.





e. Ruangan harus bebas dari zat kimia yang bisa merusak fisik material dan sifat komponen tidak boleh berada dalam ruangan komputer karena bisa menimbulkan karena bisa menimbulkan gejala elektrostatika. Sebisa mungkin harus dijauhkan dari ruang komputer





2. Gangguan Suara





Lingkungan kerja yang banyak suara, akan mempunyai pengaruh yang sangat penting dan pada konsentrasi tingkat stress dan aspek lain pada kinerja seseorang. Interaksi antara kinerja dan suara seringkali sangat sulit dipahami. Namun yang perlu diperhatikan bahwa orang cenderung tidak menyukai gangguan suara yang selalu mengalami perubahan keras dan tinggi suara.





3. Kesehatan dan Keamanan Kerja





Aspek keamanan dan kenyamanan kerja ketika berada dilingkungan kerja dapat dipengaruhi oleh kondisi umum kesehatan. Pada sejumlah penelitian menunjukan bahwa kondisi kesehatan yang bervariasi dapat mempertinggi resiko ketidaknyamanan, kelelahan otot dan persendian, bahkan cedera serta sejumlah resiko kesehatan lain. Berikut adalah keluhan-keluhan fisik yang sering terjadi.





4. Kebiasaan dalam bekerja





Agar dapat
merasa nyaman dalam bekerja maka biasakanlah untuk selalu melakukan hal-hal
sebagai berikut.





  1. Bekerja
    dalam keadaan sesantai mungkin dan dalam posisi yang benar.
  2. Mengubah
    posisi duduk untuk mencegah kelelahan otot.
  3. Berdiri
    beberapa menit untuk mengendurkan ketegangan otot dan lakukan olahraga ringan.
  4. Mengambil
    istirahat sejenak secara periodik.
  5. Bagilah waktu
    untuk bekerja secara bergantian sehingga tidak duduk dalam selang waktu yang
    lama atau melakukan aktivitas yang sama terus menerus





https://youtu.be/Yq4ms_FcpcU





https://youtu.be/mp8hRXzyZZk





DAFTAR PUSTAKA





http://karinannisa-duablas-tenfive.blogspot.com/2012/11/kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3.html





http://khoirul123321.blogspot.com/2014/08/k3lh-pengertian-k3lh-k3lh-kesehatan.html





https://www.mediainformasi.online/2017/12/materi-k3lh-kesehatan-keselamatan-kerja.html





/search?q=materi+tentang+k3lh+dalam+menggunakan+komputer&safe=strict&client=firefox-b-ab&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjp--ThqMjdAhULfSsKHYqRDlIQ_AUICygC&biw=1525&bih=730%20-%20imgdii=3oMDRzJor_hBVM:&imgrc=T7p0BLM5oXEo9M#imgrc=T7p0BLM5oXEo9M:





https://www.youtube.com/watch?v=mp8hRXzyZZk





https://www.youtube.com/watch?v=Yq4ms_FcpcU


Previous Post
Next Post

0 komentar:

"Kalau mau Copy-Paste artikel boleh saja, tapi sumbernya ke blog ini"