Mengenal K3LH


Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Dalam Penggunaan Komputer





1. Pengertian K3LH





K3LH (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan Kerja dan
Lingkungan Hidup) merupakan bagian dari ilmu Kesehatan Masyarakat. Keilmuan K3
merupakan perpaduan dari multidisiplin ilmu antara ilmu-ilmu kesehatan, ilmu
perilaku, ilmu alam, teknologi dan lain-lain baik yang bersifat kajian maupun
ilmu terapan dengan maksud menciptakan kondisi sehat dan selamat bagi pekerja,
tempat kerja, maupun lingkungan sekitarnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan
produktivitas kerja.





2. Manfaat K3LH Bagi Kehidupan





  1. Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas nasional.
  2. Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja tersebut.
  3. Memeliharan sumber produksi agar dapat digunakan secara aman dan efisien.
  4. Menjaga agar tubuh tetap sehat




3. Gangguan dalam K3LH dalam TIK





Gangguan kesehatan yang mungkin muncul
akibat penggunaan komputer adalah:





1. Gangguan pada mata





2. Gangguan pada kepala





3. Gangguan pada tangan





4. Gangguan pada badan





4. Faktor K3LH dalam TIK





Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna komputer saat menggunakan komputer, di antaranya adalah posisi tubuh, posisi peralatan komputer, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan.





1. Mengatur posisi tubuh





  • Posisi kepala dan leher




Posisi
kepala dan leher harus tegak dengan wajah menghadap langsung ke layar monitor,
pandangan pada naskah, garis pandang dari mata harus tegak lurus pada monitor.





Leher
tidak boleh membungkuk atau menengadah karena dapat menyebabkan sakit pada
leher.





  • Posisi
    punggung




Posisi punggung yang benar adalah tegak, tidak miring
ke kiri atau kanan, tidak membungkuk, dan tidak bersandar terlalu miring ke
belakang.





  • Posisi
    Pundak




Posisi pundak yang baik adalah posisi pundak yang
tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu kebawah. Jika otot-otot dibahu masih
tegang, berarti posisi pundak belum benar.





  • Posisi
    Lengan dan Siku




Posisi lengan yang baik adalah apabila dapat mengetik dan menggunakan mouse dengan nyaman. Adapun posisi lengan yang baik adalah bila tangan berada disamping badan dan siku membentuk sudut tidak kurang dari 900.





2. Mengatur Monitor dan Pencahayaan





Untuk mengurangi keluhan pada mata, perhatikan
penggunaan monitor seperti berikut:





  1. Letakan monitor sedemikian rupa diruangan yang tidak ada cahaya yang memantul dengan layar komputer.
  2. Letakan monitor sejajar dengan garis horizontal mata, agar pandangan mata tidak menunduk atau menengadah.
  3. Aturlah cahaya monitor agar tidak terlalu terang atau terlalu gelap.
  4. Seringlah mengedipkan mata untuk menjaga agar mata tidak kering.
  5. Sesekali alihkan mata ke luar ruangan untuk relaksasi mata.
  6. Usahakan untuk menempatkan layar tampilan sedemikian rupa sehingga bagian samping layar tampilan menghadap ke jendela.
  7. Hindarkan menggunakan sumber cahaya yang terlalu terang khususnya yang langsung masuk dalam bidang pandang mata.
  8. Gunakan cahaya tak langsung yang di pantulkan tembok, lantai rumah, dan langit-langit untuk menghindari adanya bintik cerah pada layar tampilan.




3. Mengatur Letak Kabel Komputer





Dalam mengatur letak kabel komputer, perlu diperhatikan hal-hal berikut:





  1. Kabel komputer harus dihindarkan dari air karena dapat menyebabkan korsleting.
  2. Usahakan agar kabel-kabel computer tidak menutupi bagian-bagian penting komputer yang bergerak.
  3. Aturlah kabel-kabel komputer agar terurai secara rapi demi kenyamanan serta agar tidak terjadi arus pendek pada listrik.




4. Mengatur penggunaan CPU





Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan CPU:





  1. CPU tidak boleh bersentuhan langsung dengan tangan yang basah karena aliran listrik yang ada di CPU dapat menyetrum manusia.
  2. Jika computer berada di ruangan ber-AC, jangan meletakkan CPU tepat dibawah AC. Hal ini dikarenakan tetesan air dari AC yang mengenai CPU dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran.
  3. Bukalah casing CPU secara berkala untuk membersihkan bagian dalam CPU. Gunakan kuas cat dan kain kering untuk membersihkan debu yang menumpuk pada bagian-bagian tertentu di CPU, terutama pada bagian kipas pendingin, baik di processor maupun di power supply. Hal ini bermanfaat untuk memperpanjang masa pemakaian processor dan komponen lainnya.




5. Mengatur penggunaan keyboard





Posisi keyboard yang salah merupakan salah satu faktor penyebab nyeri otot dan persendiaan. Nyeri otot dan tulang yang disebebakan oleh keyboard adalah penggunaan jari-jari tangan yang tidak seimbang dalam waktu yang lama. Untuk mencegah keyboard rusak dan terjadinya korsleting, hindarkan keyboard dari tumpahana air. Untuk memperpanjang masa pemakaian keyboard, rawatlah keyboard dengan teratur. Bersihkan sela-sela tombol keyboard dengan menggunakan kuas





5. Ruangan dan Kualitas Udara













Agar pemakaian komputer bisa berjalan dengan baik, maka rus ditunjang dengan suasana ruangan dan lingkungan yang benar juga. Mengenai kualitas udara, dengan bertambah panasnya udara maka akan mempengaruhi kinerja seseorang. Syarat untuk sebuah ruangan yang baik adalah sebagai berikut:





1.Ruangan tidak bocor dan tidak lembab





Ruangan yang terlalu lembab (udara mengandung uap air) akan dapat merusak socket disk karena socket bisa berkarat dan akhirnya komputer bisa rusak.





2.Ruangan tidak terkena langsung sinar matahari





Sinar matahari akan membawa panas padahal di dalam komputer juga panas. Apabila hal ini berjalan cukup lama, maka komputer akan rusak





3.Temperature dan kelembaban ruang diatur





Temperature dan kelembaban ruang diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan spesifikasi peralatan komputer. Pengaturan ruangan yang ber-AC akan lebih baik karena suhu ruangan dapat disesuaikan dengan kondisi komputer.





4.Ruangan harus bebas debu dan partikel lainnya termasuk asap rokok





      Ruangan
harus selalu bersih dan sejuk. Debu dan asap rokok akan berakibat cepatnya
komponen-komponen jadi kotor.





5. Ruangan harus bebas dari zat kimia





Ruangan harus bebas dari zat kimia yang bisa merusak fisik material dan sifat komponen tidak boleh berada dalam ruangan komputer karena bisa menimbulkan karena bisa menimbulkan gejala elektrostatika. Sebisa mungkin harus dijauhkan dari ruang komputer





7. Gangguan Suara













Lingkungan kerja yang banyak suara, akan mempunyai pengaruh yang sangat penting dan pada konsentrasi tingkat stress dan aspek lain pada kinerja seseorang. Interaksi antara kinerja dan suara seringkali sangat sulit dipahami. Namun yang perlu diperhatikan bahwa orang cenderung tidak menyukai gangguan suara yang selalu mengalami perubahan keras dan tinggi suara.





8. Kesehatan dan Keamanan Kerja





Riset yang telah dilakukan menyimpulkan
kalau pengguna komputer dapat menderita nyeri kepala, nyeri otot, dan tulang
terlebih bahu, pergelangan tangan, leher, punggung, dan pinggang bagian bawah.
Selain itu, dampak negatif dalam penggunaan komputer yang berkaitan dengan
keselamatan kerja seperti tubuh bengkak, kesemutan, anggota tubuh kaku, sakit
ginjal, mata merah, berair, nyeri, dan bahkan juga ganguan penglihatan.





Posisi perlengkapan komputer, posisi
tubuh, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan sangat memengaruhi
keselamatan, kesehtan, dan kenyamanan saat berkerja dengan komputer.





Dari sisi keselamatan kerja, harus
memahami kalau komputer yang dipakai dihubungkan dengan listrik yang memiliki
tegangan tinggi. Maka dengan itu harus berupaya mencegah terjadinya resiko
tersengat listrik. Karenanya anda harus mengatur kabel-kabel listrik sedemikian
rupa hingga terhindar dari bahaya sengatan listrik, juga harus memperhatiakn
kabel-kabel dari kemungkinan terjadinya arus pendek yang bisa mengakibatkan
kebakaran dan rusaknya perlengkapan komputer.





Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan
untuk terhindar resiko bekerja dengan komputer :





  1. Aturlah posisi tubuh saat berkerja denagn komputer hingga merasa aman.
  2. Pengaturan meja dan kursi komputer sesuai k3 hingga memberi rasa nyaman.
  3. Makan, minum dan istirahatlah yang cukup. Janganlah menahan-nahan buang air kecil karena terlalu asik berkerja dengan komputer.
  4. Gerakanlah tubuh sesekali untuk megurangi ketegangan otot dan pikiran. Olahragalah secara teratur.
  5. Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk relaksasi mata.




Daftar Pustaka





https://tirsafonataba.wordpress.com/2016/06/21/k3-dalam-penggunaan-komputer/





http://khoirul123321.blogspot.com/2014/08/k3lh-pengertian-k3lh-k3lh-kesehatan.html










https://youtu.be/mp8hRXzyZZk

Comments